Kenapa Sering Merasa Haus di Malam Hari?

AKURAT.CO Sering merasa haus di malam hari bisa terasa mengganggu, apalagi jika sampai membuat tidur tidak nyenyak karena harus bolak-balik minum atau ke kamar mandi. Kondisi ini cukup umum dialami banyak orang dan tidak selalu menandakan penyakit serius. Namun, dalam beberapa kasus, rasa haus berlebihan di malam hari juga bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang mengalami ketidakseimbangan tertentu.
Baca Juga: Anak Pengungsi Afganistan di Jakarta: Saya Haus Kak, Tadi Ada Air Minum Datang Tapi Saya Tak Dapat
Rasa Haus di Malam Hari, Normal atau Tidak?
Merasa haus pada malam hari sebenarnya masih tergolong normal, terutama jika tubuh mengalami kekurangan cairan sepanjang hari. Tubuh manusia tetap membutuhkan cairan meskipun sedang tidak beraktivitas atau beristirahat.
Namun, jika rasa haus muncul hampir setiap malam, terasa berlebihan, atau disertai gejala lain, kondisi ini patut diperhatikan lebih lanjut.
Penyebab Sering Merasa Haus di Malam Hari
Salah satu penyebab paling umum adalah kurangnya asupan cairan di siang hari. Banyak orang tidak menyadari bahwa kebutuhan cairannya belum tercukupi, sehingga tubuh baru memberi sinyal haus saat malam tiba.
Selain itu, konsumsi makanan asin atau tinggi gula pada malam hari juga dapat memicu rasa haus. Garam dan gula memengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh, sehingga otak merespons dengan rasa ingin minum.
Lingkungan tidur yang panas atau penggunaan pendingin ruangan dalam waktu lama juga bisa menyebabkan tubuh kehilangan cairan secara perlahan. Akibatnya, mulut terasa kering dan haus saat malam hari.
Faktor lain yang sering diabaikan adalah kebiasaan minum kafein atau alkohol. Kedua zat ini bersifat diuretik, yang dapat meningkatkan produksi urine dan membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Baca Juga: 5 Cara Efektif Mencegah Rasa Haus Saat Puasa Di Siang Hari
Apakah Rasa Haus di Malam Hari Bisa Menjadi Tanda Penyakit?
Dalam kondisi tertentu, rasa haus berlebihan di malam hari bisa berkaitan dengan masalah kesehatan. Misalnya, kadar gula darah yang tinggi dapat memicu rasa haus yang intens, termasuk saat malam hari.
Gangguan hormon, efek samping obat-obatan tertentu, serta kondisi mulut kering kronis juga dapat menyebabkan rasa haus yang tidak biasa.
Jika rasa haus disertai sering buang air kecil, penurunan berat badan tanpa sebab, atau kelelahan berlebih, sebaiknya tidak diabaikan.
Cara Mengurangi Rasa Haus di Malam Hari
Mengatur pola minum sejak pagi hingga sore hari dapat membantu mencegah rasa haus berlebihan di malam hari.
Tubuh akan lebih seimbang jika kebutuhan cairan tercukupi secara bertahap, bukan sekaligus menjelang tidur.
Mengurangi konsumsi makanan asin, manis, serta minuman berkafein pada malam hari juga dapat membantu. Selain itu, menciptakan lingkungan tidur yang sejuk dan nyaman dapat mengurangi penguapan cairan dari tubuh.
Jika sering terbangun karena mulut kering, berkumur atau minum sedikit air sudah cukup, tanpa perlu minum dalam jumlah banyak yang bisa mengganggu kualitas tidur.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika rasa haus di malam hari terjadi terus-menerus, terasa sangat berlebihan, atau disertai gejala lain seperti sering buang air kecil, lemas, atau perubahan berat badan yang drastis, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis.
Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu memastikan apakah rasa haus tersebut hanya dipicu gaya hidup atau berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu.
Sering merasa haus di malam hari umumnya dipengaruhi oleh pola minum, makanan, dan lingkungan.
Dengan mengenali penyebabnya, kamu bisa mengambil langkah sederhana untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan kualitas tidur yang lebih baik.
Arika Yafi Fawazzain (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









