Riset FMIPA UI: Segel Botol Le Minerale Terbukti Lindungi dari Debu, Bakteri, dan Jamur

AKURAT.CO Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya higienitas air minum dalam kemasan, perlindungan menyeluruh terhadap produk menjadi semakin krusial.
Potensi kontaminasi selama distribusi dan penyimpanan, terutama di lingkungan terbuka seperti warung kelontong, terminal, dan minimarket, menimbulkan kekhawatiran akan keamanan pangan.
Menjawab tantangan tersebut, Le Minerale menghadirkan inovasi segel pelindung pada tutup botol yang terbukti secara ilmiah efektif mencegah kontaminasi dari debu, bakteri, dan jamur.
Riset terbaru dari Unit Kerja Khusus Laboratorium Sains Terapan (UKK LST) FMIPA Universitas Indonesia mengonfirmasi bahwa segel Le Minerale mampu memberikan perlindungan hingga 100 persen dalam kondisi nyata di pasaran.
Studi berjudul “Pengaruh Segel Tutup Botol terhadap Ketahanan Paparan Cemaran Debu dan Mikroba” dilakukan dengan dua pendekatan: simulasi lingkungan terbuka dan uji laboratorium ekstrem.
Botol Le Minerale 600 ml dipaparkan pada debu dan mikroba selama 1–6 jam.
Hasil pengujian menunjukkan segel Le Minerale mampu menghalau debu hingga 80 persen, bakteri Staphylococcus aureus hingga 97 persen, dan kapang Aspergillus niger hingga 90 persen dalam kondisi ekstrem.
Sementara pada uji lapangan, segel terbukti mencegah kontaminasi hingga 100 persen.
Baca Juga: Jauh dari Kroasia, Mateo Kocijan Cicipi Gelar Pertama dalam Kariernya Bersama Persib Bandung
Kepala Laboratorium Kimia FMIPA UI, Agustino, menyatakan, meskipun AMDK diproduksi dengan standar tinggi, risiko kontaminasi silang dari lingkungan tetap ada.
“Mikroba seperti Staphylococcus aureus dapat bertahan di permukaan benda mati hingga empat hari. Jika tidak ada perlindungan tambahan seperti segel, air dalam kemasan tetap berisiko terpapar,” jelasnya, Rabu (21/5/2025).
Ia menegaskan, segel Le Minerale bukanlah fitur estetika, melainkan inovasi berbasis sains yang sangat efektif dalam menjaga keamanan produk.
Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama, menyambut baik hasil riset ini sebagai validasi ilmiah atas komitmen Le Minerale dalam menghadirkan produk yang aman dan higienis.
“Kami berterima kasih atas kerja sama dengan FMIPA UI. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa segel Le Minerale adalah inovasi penting yang memberikan perlindungan nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Sejak awal kami menyadari bahwa air mineral bisa saja terpapar kontaminasi saat berada di luar pabrik. Karena itu, kami tak hanya berinovasi, tapi juga memastikan bahwa inovasi tersebut diuji secara ilmiah.”
Febri menegaskan, temuan ini menjadi pembeda signifikan Le Minerale dari produk lain.
"Segel Le Minerale adalah bentuk nyata dari komitmen kami menempatkan keamanan konsumen sebagai prioritas utama,” tegasnya.
Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Indonesia, Hamdi Muluk, menyampaikan apresiasinya terhadap Le Minerale yang telah mendorong penerapan hasil riset dalam industri dan menghormati hak kekayaan intelektual para peneliti.
Baca Juga: Imran Nahumarury Bersaing dengan Hodak dan Riekerink di Nominasi Pelatih Terbaik Liga 1
“UI bangga hasil riset ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ini adalah contoh nyata sinergi antara sains dan industri yang bermanfaat luas,” ujar Hamdi.
Komitmen Le Minerale terhadap mutu, keamanan, dan inovasi berbasis sains akan terus berlanjut melalui kemitraan strategis dan penelitian lanjutan guna menghadirkan produk terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








