Akurat

Dari Dapur Tradisional ke Marketplace: Randang Amak Bawa Rendang Minang Mendunia

Annisa Fadhilah | 5 Maret 2025, 16:44 WIB
Dari Dapur Tradisional ke Marketplace: Randang Amak Bawa Rendang Minang Mendunia

AKURAT.CO Randang Amak, rendang autentik khas Minang yang telah diwariskan sejak tahun 90-an, kini siap merambah pasar nasional.

Dengan mempertahankan resep turun-temurun dan bahan baku asli dari Sumatra Barat, Randang Amak hadir untuk menghadirkan cita rasa khas rendang Minang ke seluruh pelosok Indonesia.

Warisan Rasa Sejak 90-an

Randang Amak berawal dari usaha warung makan Padang yang dikelola oleh orang tua Ilham Razi, sang pemilik brand. Sejak tahun 90-an, masakan khas mereka dikenal memiliki rasa luar biasa karena keaslian rempah dan proses memasak tradisional yang tetap terjaga. “Saya yakin masyarakat Indonesia akan menyukai cita rasa asli ini, dan inilah yang mendorong saya untuk membawa Randang Amak ke seluruh Indonesia, bahkan dunia,” ujar Ilham Razi, pemilik Randang Amak di bawah naungan Byandjati Group.

Produksi Tradisional, Teknologi Modern

Saat ini, produksi Randang Amak berpusat di Padang Pariaman, Sumatra Barat, sementara kantor manajemennya berada di Tangerang. Proses memasak tetap dilakukan secara tradisional oleh masyarakat setempat dengan menggunakan bahan-bahan alami, termasuk rempah, daging, bumbu, dan santan khas kampung. Untuk mempertahankan cita rasa autentik, rendang ini dimasak dengan kayu bakar.

Meski dibuat secara tradisional, Randang Amak mengadopsi teknologi modern dalam pengemasan. Dengan penggunaan mesin sterilisasi canggih, produk ini bisa bertahan hingga satu tahun tanpa bahan pengawet. “Kami ingin menghadirkan rendang yang tetap autentik namun bisa dinikmati lebih lama tanpa kehilangan rasa aslinya,” tambah Ilham Razi.

Baca Juga: Resep Rendang Suwir, Enak Disantap Bersama Nasi Hangat

Varian Produk dan Distribusi

Randang Amak menawarkan berbagai pilihan menu khas Minang, di antaranya:

  • Rendang Daging Sapi
  • Rendang Jengkol
  • Dendeng Kering Balado
  • Dendeng Basah Balado

Produk-produk ini kini tersedia di berbagai marketplace ternama di Indonesia, seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan Lazada. Randang Amak juga memiliki banyak pelanggan setia, termasuk mahasiswa yang rutin memesan untuk stok makanan di kos mereka.

Baca Juga: Rendang Uni Lili Tembus Pasar Jepang dan Amerika Serikat

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Tantangan terbesar yang dihadapi Randang Amak saat ini adalah distribusi. Mengingat produksi berada di pedesaan, permintaan yang semakin meningkat sempat menimbulkan kendala pengiriman. Namun, Ilham Razi memastikan bahwa masalah ini telah teratasi dengan baik.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menikmati Randang Amak, dan dengan meningkatnya permintaan, kami juga ingin bisa membantu lebih banyak orang, baik dari sisi produksi maupun distribusi,” kata Ilham Razi.

Randang Amak semakin dikenal luas berkat popularitasnya di media sosial. Akun TikTok mereka, @randangamak_id, telah memiliki lebih dari 1,3 juta pengikut, sementara akun Instagram @randangamak_id diikuti oleh lebih dari 1,1 juta orang. Dengan strategi digital yang kuat, Randang Amak terus memperluas jangkauan pasarnya.

Dengan keaslian rasa, proses produksi tradisional, serta dukungan teknologi modern, Randang Amak siap menjadi pilihan utama bagi pecinta rendang di seluruh Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, kunjungi akun media sosial mereka di TikTok dan Instagram: @randangamak_id.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.