Rendang Uni Lili Tembus Pasar Jepang dan Amerika Serikat

AKURAT.CO, Makanan khas Sumatera Barat rendang, tembus pasar global.
Sebut saja Rendang Uni Lili, rupanya tercatat sudah di - ekspor ke berbagai negara sebanyak rata-rata 1000 kilogram.
Permintaan paling banyak ialah pada Jepang dan Amerika Serikat (AS).
"Alhamdullilah sudah tembus ekspor lewat buyer reseller, perantara pihak ke dua saat di kunjungi di stand kementerian perdagangan dan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) rendang Uni Lili tembus pasar Asia dan Eropa," ujar pemilik Rendang Uni Lili, Ermaneli melalui keterangan tertulis pada Jumat (11/11/2022)
Ermaneli menjelaskan dalam seminggu bisa menghabiskan 150 kg daging. Adapaun pemasarannya dilakukan secara offline dan online di sejumlah e-commerce.
Soal usaha Rendang Uni Lili, Ermaneli menjelaskan dimulai pada 2016. Ia mengatakan mulanya hanya punya 3 orang karyawan.
Ia mengatakan mulanya hanya menitipkan rendang ke anak sulungnya agar dijual ke teman-teman kampus, dosen.
Penghasilan dari berjualan di kampus, dikatakan Ermaneli itu semua untuk membiayai pendidikan anak sulungnya.
Hingga kemudian, pihak kampus menyarankan agar produksi rendang ditambah dan dan dipasarkan di Purwokerto.
Waktu itu pihak kampus juga membantu soal pemasarannya secara online.
Usaha rendang pun berjalan sukses hingga tidak sangka kini memiliki 17 karyawan.
"17 karyawan saya itu memiliki tugas masing-masing. Ada spesialis mengolah rempah-rempah, lalu khusus memasak rendang," ungkap Ermaneli.
Kini varian produk Rendang Uni Lili beragam, antaralain Rendang Daging, Rendang Ayam, Rendang Ikan Tuna, Rendang Sapi Suwir, Rendang ayam suwir, Rendang lokan, Rendang Jengkol, Rendang Pakis dan Bumbu Praktis Rendang Minang, Bumbu Sate, Bumbu Soto Padang, Bumbu Bakar, dan Bumbu Nasi goreng.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



