Akurat

Taste Atlas Rilis 7 Sup Ayam Terbaik Dunia, Ada Soto Lamongan

Melly Kartika Adelia | 13 Februari 2025, 10:15 WIB
Taste Atlas Rilis 7 Sup Ayam Terbaik Dunia, Ada Soto Lamongan

AKURAT.CO Taste Atlas yang merupakan situs kurasi kuliner internasional baru saja mengeluarkan daftar sup ayam terbaik di dunia versi kuratornya.

Kabar membanggakan datang dari Indonesia karena Soto Lamongan berhasil menduduki peringkat tiga teratas.

Taste Atlas dikenal sebagai platform yang merekomendasikan hidangan tradisional dari seluruh dunia.

Selain memberikan ulasan dan deskripsi makanan, situs ini juga rutin menyusun daftar terbaik dan terburuk dari berbagai kategori makanan.

Proses penilaian dilakukan secara profesional berdasarkan ulasan dan rekomendasi para ahli gastronomi serta kritikus kuliner, sehingga hasilnya bisa dipercaya.

Berikut beberapa sup ayam unggulan dalam daftar tersebut:

Baca Juga: Rawon Jadi Sup Terenak Dunia Tetap Banyak yang Tidak Suka, Simak Alasannya!

1. Tom Kha Gai (Thailand)

Tom Kha Gai adalah sup tradisional khas Thailand yang menjadi kebanggaan negara tersebut selain Tom Yum.

Berbeda dengan Tom Yum yang berbahan dasar seafood, Tom Kha Gai menggunakan ayam sebagai bahan utama.

Hidangan ini disebut memiliki pengaruh dari masakan Laos yang cenderung menyajikan ayam dalam supnya.

Selain kaya rempah, Tom Kha Gai juga dipercaya dapat membantu meredakan gangguan pencernaan.

2. Ciorba Radauteana (Romania)

Sup ayam khas Romania ini memadukan daging ayam dengan berbagai sayuran dan rempah-rempah.

Kuahnya yang kekuningan menyerupai kari, tetapi tanpa kunyit.

Warna kuning pada Ciorba Radauteana berasal dari lemak ayam yang diekstraksi melalui proses memasak dengan api kecil dalam waktu lama.

Hidangan ini juga menggunakan bahan tambahan seperti wortel, lobak, paprika merah, seledri dan sour cream.

Baca Juga: Nikmati Kelezatan Sup Pedas Kimchi Sujebi Ala Korea di Rumah

3. Soto Lamongan (Indonesia)

Hidangan khas Jawa Timur ini berisi suwiran ayam, irisan kol, bihun, dan kuah kaldu gurih yang kaya rasa.

Soto Lamongan sering kali disajikan dengan nasi dan kucuran jeruk nipis, menciptakan cita rasa yang segar dan lezat.

Soto Lamongan juga dianggap mampu menghangatkan tubuh dan membantu memulihkan kebugaran lho.

Hidangan ini mudah ditemukan di Indonesia, mulai dari warung kaki lima hingga restoran.

4. Bela Corba (Serbia)

Sup ayam khas Serbia ini dibuat dari campuran daging ayam, kentang, telur, dan beberapa bahan lainnya, seperti rempah dan tepung.

Kuahnya berwarna putih kental yang membuatnya tampak khas.

Bela Corba biasanya dinikmati sebagai makanan pembuka di musim dingin, tetapi kerap menjadi hidangan utama di musim panas.

Sup ini sering disajikan bersama irisan kol segar sebagai pelengkap.

Baca Juga: Resep Sup Kimlo, Kuah Bening Berpadu Dengan Isian Lengkap

5. Rosol z Kury (Polandia)

Rosol z Kury adalah sup ayam khas Polandia yang berisi daging ayam, mie, wortel, bawang bombay, bawang putih, dan rempah seperti parsley dan daun salam.

Hidangan ini dikenal sebagai sajian istimewa untuk dinikmati bersama keluarga atau orang terdekat, terutama saat akhir pekan.

6. Sopa de Gallina India (El Salvador)

Sup ayam khas El Salvador ini menggunakan ayam betina yang dibesarkan secara bebas tanpa kandang khusus.
Ayam yang digunakan harus diberi pakan alami untuk menjaga kualitas rasa.

Sup ini diperkaya dengan bumbu seperti merica, paprika merah, parsley, dan basil, menciptakan rasa yang kaya dan khas.

7. Chicken Pho (Vietnam)

Pho Ga atau Chicken Pho merupakan varian pho khas Vietnam yang menggunakan ayam sebagai bahan utama.
Bagian dada ayam, lapisan lemak, dan kulit ayam menjadi isian utama sup ini.

Pho Ga diyakini muncul pada tahun 1930-an di Vietnam, saat negara tersebut mengalami krisis daging sapi.

Hingga kini, sup ini tetap menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat Vietnam.

Baca Juga: Menggiurkan! Resep Sup Ayam Makaroni Khas Amerika ala Chef Devina Hermawan

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.