Akurat

7 Makanan Khas Bima NTB, Sudah Pernah Coba?

Ade Mulyana | 15 November 2023, 16:14 WIB
7 Makanan Khas Bima NTB, Sudah Pernah Coba?

AKURAT.CO - Kota Bima punya beragam kuliner khas. Uta Maju dan Mangge Mada adalah dua dari tujuh makanan khas dari kota yang terletak di Pulau Sumbawa bagian Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Penasaran ada makanan khas apa saja di Bima? Berikut deretan makanan khas Bima NTB lengkap dengan cara membuatnya.

Makanan Khas Bima

1. Uta Maju

Uta maju adalah makanan khas Bima yang dibuat dari daging rusa yang diawetkan dengan cara didendeng. Dalam proses pembuatannya, daging dikeringkan dan dipanggang di atas bara api.

Berbeda dengan dendeng biasa yang umumnya menggunakan ketumbar dan gula sebagai bumbu, hidangan ini mengandalkan garam untuk memberikan cita rasa khasnya.

Namun sayangnya, kini semakin sulit menyajikan Uta Maju karena ketersediaan daging rusa yang semakin langka.

2. Uta Palumara Londe

Makanan khas Bima berikutnya adalah Uta Palumara Londe. Hidangan ini terbuat dari ikan bandeng yang disajikan dengan bumbu dari bawang, tomat, cabai, dan kunyit.

Diperkaya berbagai rempah-rempah dan kuah santan, Uta Palumara Londe menampilkan harmoni cita rasa asin, gurih, pedas, dan sedikit asam. Aroma yang menyengat juga semakin memikat karena pada umumnya disajikan bersama daun kemangi.

Baca Juga: Mengenal Ombus-ombus, Makanan Khas Batak Yang Buat Choi Siwon Ketagihan

3. Mangge Mada

Mangge Mada bukan yang dibuat dari buah mangga, melainkan merupakan hidangan yang berasal dari bahasa Mbojo, Suku Bima, yang secara harfiah dapat diartikan sebagai gulai jantung pisang.

Bahan utama Mangge Mada terdiri dari daging ayam cincang, udang bakar, santan, dan jeruk nipis.

Hidangan ini disajikan bersama kelapa sangrai dan daun kemangi, menghasilkan cita rasa yang gurih dan aroma yang memikat selera.

4. Pangaha Sinci

Pangaha Sinci adalah salah satu jajanan khas dari Bima. Hidangan ini terbuat dari campuran tepung beras, gula merah, tekur (daun pandan), dan garam.

Adonan tersebut kemudian direbus dan digoreng setelah dilapisi dengan campuran telur dan tepung terigu. Hasilnya adalah kue dengan tekstur renyah yang memiliki cita rasa yang kezat.

5. Oha Mina

Oha Mina merupakan hidangan khas Bima yang berasal dari kata-kata oha yang berarti nasi dan mina yang merujuk pada minyak.

Makanan ini terbuat dari beras ketan yang kemudian dimasak dengan bumbu khusus dan dilapisi dengan minyak kelapa.

Saat disajikan, oha mina dihiasi dengan taburan bawang putih goreng dan gorengan padi, yang sering dikenal sebagai kara'ba oleh masyarakat setempat. Umumnya, hidangan ini dihidangkan dalam acara-acara khusus, seperti pada bulan Sya'ban.

Baca Juga: 9 Makanan Khas Tahun Baru Islam, Wajib Ada Saat 1 Muharam

6. Pangaha Bunga

Pangaha Bunga merupakan jajanan yang populer di Bima dan umumnya disajikan dalam acara pernikahan. Hidangan ini terbuat dari campuran tepung beras ketan dan memiliki cita rasa yang gurih.

Secara rasa, Pangaha Bunga memiliki kemiripan dengan lamtari, namun pangaha bunga memiliki bentuk 3 kelopak, sedangkan lamtari memiliki 5 kelopak.

Keunikan rasa dan bentuknya membuatnya menjadi pilihan yang disukai, khususnya dalam momen-momen spesial seperti perayaan pernikahan.

7. Bolu Mantoi

Bolu Mantoi adalah sejenis kue tradisional yang terbuat dari campuran tepung terigu, gula, telur, dan sedikit soda.

Cara membuatnya, adonan dicetak menggunakan cetakan berbentuk bualat yang terbuat dari besi. Kue ini memiliki ciri khas tersendiri dan sering menjadi pilihan camilan tradisional yang lezat.

Nah jika kawan Akurat sedang berlibur di Bima jangan lupa mencoba tujuh makanan khas Bima, yak![]



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.