AKURAT.CO Partai Nasionalis Bangladesh atau Bangladesh Nationalist Party (BNP) yang dipimpin Tarique Rahman dipastikan unggul dalam pemilihan umum nasional ke-13 Bangladesh. Koalisi yang dipimpin BNP meraih 211 dari 299 kursi daerah pemilihan yang diperebutkan dalam pemungutan suara yang digelar Kamis waktu setempat. Dengan hasil tersebut, BNP berada di jalur untuk membentuk pemerintahan baru di Bangladesh.
Aliansi pesaing yang dipimpin Jamaat-e-Islami juga mencatat perolehan signifikan dengan memenangkan sekitar 70 kursi. Parlemen Bangladesh memiliki total 350 kursi, terdiri dari 300 kursi yang dipilih langsung dari daerah pemilihan tunggal dan 50 kursi khusus perempuan. Pemilu kali ini hanya digelar di 299 daerah pemilihan menyusul wafatnya satu kandidat sebelum hari pencoblosan.
Menurut laporan sejumlah media lokal yang mengutip Jamuna TV, koalisi BNP telah mengklaim mayoritas kursi meski hasil resmi dari Komisi Pemilihan Bangladesh belum diumumkan. Juru Bicara Komite Pengarah Pemilu BNP, Mahdi Amin, mengatakan pihaknya optimistis menang. Ia menyebut penghitungan suara sementara dan data per kursi menunjukkan tren kemenangan bagi aliansi BNP.
Koalisi BNP mencakup sejumlah partai dan kelompok politik, di antaranya Gono Odhikar Porishad dan Gono Songhoti Andolon. Sementara itu, Jamaat-e-Islami—yang sebelumnya dikenal sebagai sekutu dekat BNP—tetap menunjukkan kekuatan elektoral dengan meraih lebih dari 60 kursi berdasarkan sumber internal partai. Mitranya, National Citizens Party (NCP), yang lahir dari gerakan mahasiswa, memenangkan enam kursi.
Tarique Rahman sendiri meraih kemenangan di dua daerah pemilihan yang diikutinya, yakni Dhaka-17 dan Bogura-6. Ia baru kembali ke tanah air setelah 17 tahun berada di pengasingan di Inggris. Dengan kemenangan telak ini, ia diperkirakan segera membentuk kabinet baru. Dalam kampanyenya, Rahman menjanjikan pemberantasan korupsi dan mendorong era baru politik bersih di Bangladesh.
Analis politik berbasis di Dhaka, Rezaul Karim Rony, menilai kemenangan BNP sebagai kemenangan kekuatan demokratis yang moderat. Kepada Al Jazeera, ia mengatakan tantangan berikutnya adalah memastikan tata kelola pemerintahan yang baik, penegakan hukum, keamanan publik, serta pembangunan negara berbasis hak warga. Menurutnya, pemerintahan baru juga diharapkan meninggalkan politik berbasis kader sempit menuju sistem yang lebih inklusif bagi generasi muda.
Ucapan selamat juga datang dari Perdana Menteri India Narendra Modi. Dalam pernyataan di media sosial, Modi menyampaikan selamat kepada Tarique Rahman atas keberhasilannya memimpin BNP meraih kemenangan menentukan di pemilu parlemen Bangladesh. Ia menyebut hasil tersebut mencerminkan kepercayaan rakyat terhadap kepemimpinan Rahman dan menegaskan India akan terus mendukung Bangladesh yang demokratis, progresif, dan inklusif.