Akurat

Kacau di Puerto Vallarta Usai El Mencho Tewas, Kedubes AS Minta Warganya Berlindung

Fitra Iskandar | 23 Februari 2026, 11:47 WIB
Kacau di Puerto Vallarta Usai El Mencho Tewas, Kedubes AS Minta Warganya Berlindung
Suasana Kota Puerto Vallarta yang memanas setelah kematian pemimpin kartel narkoba El Mencho. Foto: CNN

AKURAT.CO Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Meksiko meminta warganya di Puerto Vallarta, Negara Bagian Jalisco, serta sejumlah wilayah lain untuk tetap berada di tempat aman (shelter in place), Minggu waktu setempat.

Peringatan itu dikeluarkan setelah militer Meksiko menewaskan pemimpin Kartel Jalisco New Generation (CJNG), Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias “El Mencho”, yang memicu kekacauan di sejumlah kota.

Kematian El Mencho Picu Blokade dan Pembakaran

Tewasnya El Mencho langsung memicu gelombang blokade jalan dan pembakaran kendaraan di Puerto Vallarta, Guadalajara, dan wilayah lain di Jalisco.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap hitam membumbung di atas Puerto Vallarta serta kepanikan penumpang di Bandara Guadalajara.

Sejumlah warga dan wisatawan yang berlindung di rumah maupun hotel membagikan foto dan video asap tebal dari kendaraan dan bangunan yang dibakar. Sebagian lainnya mengaku kesulitan menuju bandara akibat penutupan jalan.

Penerbangan Terganggu, Maskapai Keluarkan Kebijakan Khusus

Situasi keamanan berdampak pada jadwal penerbangan. Maskapai seperti United Airlines, American Airlines, dan Delta Air Lines mengeluarkan kebijakan perubahan jadwal (change waiver) untuk penerbangan menuju Puerto Vallarta dan Guadalajara.

Beberapa penerbangan, termasuk dari Bandara Internasional Los Angeles (LAX), dilaporkan terdampak.

Air Canada menyatakan pihaknya memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. Maskapai itu mengimbau penumpang tidak menuju bandara kecuali penerbangan mereka dipastikan tetap beroperasi.

Sejumlah pengguna media sosial melaporkan penerbangan pagi mereka sempat lepas landas, namun tidak mendarat di Puerto Vallarta dan kembali ke LAX.

Juru bicara Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA), Ian Gregor, mengatakan pihaknya berkoordinasi erat dengan otoritas Meksiko dan mengalihkan sejumlah penerbangan yang menuju Puerto Vallarta.

Operasional Bandara dan Pembatalan Penerbangan

Grupo Aeroportuario del Pacífico (GAP), operator bandara Puerto Vallarta dan Guadalajara, menyatakan operasional terminal internasional dan sistem keamanan di Bandara Puerto Vallarta tidak terdampak langsung dan berada di bawah perlindungan Garda Nasional serta Kementerian Pertahanan Meksiko.

Namun, GAP mengakui seluruh penerbangan internasional dan sebagian besar penerbangan domestik dibatalkan pada Minggu.

Wilayah Lain Juga Masuk Peringatan

Selain Jalisco, peringatan Kedubes AS juga mencakup negara bagian Guerrero, Michoacan, dan Quintana Roo.

Dalam imbauannya, Kedubes meminta warga AS untuk menghindari area aktivitas aparat keamanan, mencari tempat perlindungan, membatasi pergerakan yang tidak mendesak, menjauhi kerumunan, serta memberi kabar kepada keluarga melalui telepon atau media sosial.

Kesaksian Wisatawan: Suara Ledakan dan Lockdown Hotel

Salah satu wisatawan AS, Michael Conigliaro (55), yang tengah berlibur di sebuah resor di Puerto Vallarta, mengaku terbangun oleh suara ledakan dan melihat asap hitam membumbung pada Minggu pagi.

Ia dan pasangannya mendapati akses jalan ditutup dan hotel mereka memberlakukan penguncian sementara (lockdown).

“Rasanya tidak tenang, karena kami tidak benar-benar tahu apa yang sedang terjadi di kota dan seberapa serius situasinya,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah stasiun televisi lokal di hotel tidak lagi menayangkan siaran berita. Ia juga mengkhawatirkan situasi dapat memburuk saat malam hari dan ketidakpastian terkait rencana kepulangan mereka.

Pemerintah Ingatkan Bahaya Hoaks

Di tengah beredarnya berbagai foto dan video di media sosial, Kedutaan Besar Meksiko di AS dan Pemerintah Jalisco mengingatkan publik agar waspada terhadap informasi keliru.

Otoritas menyebut terdapat unggahan yang memuat foto dan video yang dimanipulasi atau tidak terkait langsung dengan peristiwa tersebut.

Hingga kini, situasi keamanan di sejumlah wilayah Jalisco masih menjadi perhatian aparat, menyusul operasi militer yang menewaskan El Mencho, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam jaringan perdagangan narkotika internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.