Akurat

Trump dan Xi Jinping Telepon Panjang, Sinyal Hubungan AS–China Menghangat?

Kumoro Damarjati | 5 Februari 2026, 11:20 WIB
Trump dan Xi Jinping Telepon Panjang, Sinyal Hubungan AS–China Menghangat?

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan telah melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden China Xi Jinping dalam percakapan yang ia sebut berlangsung lama, menyeluruh, dan berjalan sangat baik.

Komunikasi itu terjadi menjelang rencana kunjungan resmi Trump ke Beijing dalam waktu dekat.

Melalui pernyataan di platform Truth Social, Trump mengatakan percakapan tersebut mencakup berbagai isu strategis, mulai dari perdagangan hingga keamanan. Ia menyebut topik yang dibahas antara lain kerja sama dagang, urusan militer, Taiwan, konflik Rusia–Ukraina, perkembangan situasi Iran, serta pembelian minyak dan gas Amerika Serikat oleh Tiongkok.

Trump juga menyinggung rencana perjalanannya ke Tiongkok pada April mendatang. Ia menyatakan kunjungan itu sangat dinantikan dan diharapkan dapat memperkuat komunikasi kedua negara.

Selain isu geopolitik, pembahasan juga menyentuh sektor ekonomi. Menurut Trump, pihak Tiongkok sedang mempertimbangkan tambahan pembelian produk pertanian dari AS serta pengiriman mesin pesawat yang sebelumnya tertunda.

“Hubungan dengan Tiongkok dan hubungan pribadi saya dengan Presiden Xi sangat baik. Kami berdua memahami pentingnya menjaga kondisi ini,” tulis Trump.

Ia juga menyatakan optimistis kerja sama dengan Beijing akan menghasilkan banyak capaian positif dalam tiga tahun sisa masa kepemimpinannya.

Pemerintah Tiongkok telah mengonfirmasi adanya panggilan telepon tersebut, namun tidak merinci isi pembicaraan.

Hubungan Washington–Beijing sendiri menunjukkan tanda stabil setelah pertemuan langsung Xi dan Trump di Korea Selatan pada akhir Oktober lalu. Dalam pertemuan itu, kedua pihak melaporkan adanya kemajuan untuk meredakan ketegangan dagang yang sebelumnya sempat memicu gejolak pasar global.

  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.