Israel Terus Membunuh Warga Gaza Meski dalam Kesepakatan Gencatan Senjata

AKURAT.CO Serangan militer Israel kembali terjadi di Jalur Gaza pada Rabu dini hari. Sumber medis Palestina melaporkan sedikitnya delapan warga tewas, termasuk seorang anak, serta sejumlah lainnya luka-luka akibat serangan yang menghantam area sipil. Situasi ini memicu sorotan karena Israel terus membunuh warga Gaza meski dalam kesepakatan gencatan senjata.
Serangan Hantam Area Pengungsian dan Permukiman
Otoritas kesehatan setempat menyatakan korban tewas dan luka telah dibawa ke sejumlah fasilitas medis di Gaza. Serangan dilaporkan menyasar beberapa lokasi sipil, termasuk area tenda pengungsian dan kawasan permukiman padat.
Saksi mata menyebutkan tembakan artileri Israel menghantam lokasi pengungsian keluarga terlantar di Khan Younis, Gaza selatan. Selain itu, serangan juga mengenai sebuah rumah di distrik Al-Tuffah, Gaza City, serta satu ruas jalan di lingkungan Al-Zeitoun.
Insiden ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang masih berlaku.
Versi Militer Israel
Pihak militer Israel menyatakan seorang perwira cadangan mereka mengalami luka serius dalam rangkaian pertempuran tersebut dan telah dilarikan untuk mendapat perawatan medis. Namun, tidak dijelaskan secara rinci lokasi dan kronologi kejadian yang menyebabkan korban dari pihak Israel.
Eskalasi terbaru ini terjadi di tengah pengakuan Amerika Serikat mengenai dimulainya fase kedua gencatan senjata, yang mencakup rencana penarikan lanjutan pasukan Israel dan dimulainya program rekonstruksi besar-besaran di Gaza dengan nilai miliaran dolar.
Ancaman bagi Gencatan Senjata Gaza
Gencatan senjata sebelumnya menghentikan operasi militer besar Israel yang berlangsung sejak akhir 2023. Operasi tersebut menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar di pihak Palestina serta kerusakan luas pada infrastruktur Gaza.
Serangan terbaru memicu kekhawatiran bahwa upaya diplomasi yang rapuh bisa kembali gagal. Kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut juga dikhawatirkan makin memburuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








