Akurat

Militer Denmark Diperintahkan untuk Bersiap Jika AS Serang Greenland

Fitra Iskandar | 23 Januari 2026, 21:36 WIB
Militer Denmark Diperintahkan untuk Bersiap Jika AS Serang Greenland

AKURAT.CO Militer Denmark sempat diperintahkan untuk bersiaga dengan amunisi tajam menghadapi kemungkinan serangan Amerika Serikat ke Greenland. Informasi tersebut dilaporkan penyiar publik Denmark, DR, pada Jumat.

Menurut laporan tersebut, perintah siaga dikeluarkan hingga pekan lalu. Dalam skenario terburuk, pasukan Denmark bahkan diperintahkan membawa amunisi tajam ke Nuuk, ibu kota Greenland.

DR menyebut kebijakan itu diambil berdasarkan informasi dari sumber politik tingkat tinggi di Denmark. Pasukan disebut siap bertindak jika Greenland benar-benar diserang.

Situasi siaga tersebut berlangsung hingga Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengurungkan ancaman penggunaan kekuatan terhadap Greenland. Keputusan itu diambil setelah Trump bertemu Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada Rabu.

Penyiar tersebut juga melaporkan adanya dukungan politik yang luas di Denmark untuk melakukan perlawanan jika serangan Amerika Serikat terjadi. Dukungan itu tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari sejumlah partai oposisi.

Presiden Trump sebelumnya menunjukkan ketertarikan terhadap Greenland karena posisinya yang strategis di kawasan Arktik, kekayaan sumber daya mineral, serta kekhawatiran atas meningkatnya pengaruh Rusia dan China di wilayah tersebut.

Denmark dan pemerintah Greenland secara tegas menolak wacana penjualan wilayah itu dan menegaskan kedaulatan Denmark atas Greenland.

Usai bertemu Mark Rutte, Trump menyatakan telah tercapai kerangka kerja untuk potensi kesepakatan terkait Greenland dan kawasan Arktik secara lebih luas. Ia juga membatalkan ancaman pengenaan tarif terhadap negara-negara Eropa yang menolak rencana pengambilalihan Greenland.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.