AS Serang ISIS di Suriah, Hancurkan 70 Target Usai Tewasnya Tiga Warga Amerika

AKURAT.CO Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan operasi militer besar-besaran dengan menyerang ISIS di Suriah setelah serangan mematikan yang menewaskan tiga warga AS, termasuk dua tentara.
Serangan udara tersebut dilakukan pada Jumat (19/12) waktu setempat dan menyasar lebih dari 70 target milik kelompok radikal Islamic State (ISIS) di wilayah Suriah bagian tengah. Aksi ini menjadi respons langsung atas serangan bersenjata di area Palmyra pada 13 Desember lalu, yang didalangi seorang militan ISIS dan menewaskan dua personel militer AS serta satu warga sipil Amerika.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa AS serang ISIS di Suriah dengan melibatkan jet tempur, helikopter serbu, dan artileri berat. Operasi tersebut menggunakan lebih dari 100 amunisi presisi untuk menghancurkan infrastruktur dan gudang senjata ISIS yang telah teridentifikasi. Selain serangan udara, pasukan AS dan sekutunya juga melakukan 10 operasi gabungan di Suriah dan Irak, yang menewaskan atau menangkap sedikitnya 23 terduga teroris pasca-serangan di Palmyra.
Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa operasi militer ini merupakan “pembalasan yang sangat serius” terhadap ISIS di Suriah dan memperingatkan siapa pun yang mengancam kepentingan Amerika.
Trump menyatakan bahwa AS serang ISIS di Suriah dengan dukungan penuh pemerintah Suriah, serta menegaskan komitmen Washington untuk terus menekan sisa-sisa kekuatan ISIS. Meski kelompok tersebut telah kehilangan wilayah kekuasaannya sejak 2014, ISIS masih dinilai memiliki kehadiran aktif dan menjadi ancaman keamanan di Suriah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









