Terkuak! Video Bocor Eks Presiden Bashar al-Assad Ejek Rakyat Suriah, Ghouta, dan Putin

AKURAT.CO Video bocor Bashar al-Assad tengah ramai diperbincangkan di media sosial, tepat saat rakyat Suriah menandai satu tahun jatuhnya rezim Assad. Dalam video yang diunggah Al Arabiya, terlihat mantan presiden Suriah itu berbicara mengenai berbagai isu internal negara bersama mantan penasihatnya, Luna al-Shibl. Rekaman itu disebut “bocoran” dan diduga berasal dari dokumen rahasia milik Istana Presiden.
Dalam video bocor Bashar al-Assad tersebut, Assad tampak sedang mengemudi mobil sambil berdiskusi santai. Walau tanggal rekaman tidak diketahui, publik menilai isi percakapan itu mencerminkan sikap mantan presiden saat masih berkuasa. Luna al-Shibl sendiri meninggal pada Juli 2024 setelah mengalami luka dalam kecelakaan mobil.
Konten dalam video bocor Bashar al-Assad memicu kemarahan publik Suriah. Salah satu bagian menunjukkan Assad mengejek rakyatnya dengan mengatakan bahwa mereka “menghabiskan uang membangun masjid, sementara tak mampu membeli makanan.”
Assad Ejek Rakyat, Ghouta, dan Putin
Dalam potongan lain, Assad mengungkapkan pandangannya mengenai situasi Suriah seraya mengatakan, “Saya tidak merasa malu, saya merasa jijik.”
Rekaman juga menampilkan suara yang diyakini milik Luna al-Shibl saat menyebut bahwa mereka melewati wilayah Ghouta — lokasi serangan kimia besar pada Agustus 2013. Assad terdengar tertawa dan menjawab: “Semoga Tuhan mengutuk Ghouta, wilayah itu perlu disembelih.”
Tidak hanya itu, Assad juga terdengar mengejek Presiden Rusia Vladimir Putin, menyebutnya tampak “mengembang” akibat prosedur kosmetik.
Asal Rekaman dan Reaksi Publik
Menurut laporan Al Arabiya, rekaman tersebut sebelumnya disimpan dalam amplop bertanda “Sangat Rahasia” bersama dokumen pribadi milik Luna al-Shibl.
Reaksi publik pun beragam. Banyak pengguna X (Twitter) menyebut video itu sebagai bukti nyata karakter asli Assad.
“Rakyat Suriah — dan dunia — berhak melihat kebenaran yang selama ini tersembunyi,” tulis salah satu pengguna.
Di Reddit, warganet menyebut Assad sebagai “psikopat” dan berharap suatu hari ia dapat diadili oleh rakyat yang pernah ia pimpin.
Suriah Setelah Kejatuhan Assad
Bashar al-Assad melarikan diri ke Rusia setahun lalu setelah pasukan pemberontak yang dipimpin Presiden baru Suriah, Ahmed al-Sharaa, merebut Damaskus dan mengakhiri kekuasaannya yang berlangsung lebih dari 13 tahun. Keluarga Assad dari komunitas minoritas Alawite telah berkuasa di Suriah selama 54 tahun.
Perang Suriah sejak 2011 telah menewaskan ratusan ribu orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi. Diperkirakan lima juta warga melarikan diri ke negara tetangga sebagai pengungsi.
Menurut UNHCR, sekitar 1,2 juta pengungsi dan 1,9 juta pengungsi internal telah kembali sejak rezim Assad jatuh. Namun penurunan pendanaan global dikhawatirkan akan menghambat repatriasi.
Sementara itu, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menyebut 16,5 juta orang di Suriah masih bergantung pada bantuan kemanusiaan pada 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








