Pelanggan Laporkan Kurir Grab yang Masukkan Kembali Makanan Tumpah ke Wadah

AKURAT.CO Seorang pelanggan GrabFood di Singapura, yang ingin disebut AH, melaporkan dugaan pelanggaran kebersihan oleh seorang kurir setelah menerima pesanan makanan dalam kondisi tidak layak. Kasus ini ia sampaikan melalui unggahan Facebook pada Sabtu (22/11).
AH menjelaskan bahwa pesanan buburnya tiba hanya terisi dua pertiga dan dibungkus dalam plastik yang basah serta lengket. Sebelumnya, ia juga merasa janggal karena kurir membutuhkan waktu sekitar tujuh menit untuk mencapai unit apartemennya setelah diberikan akses masuk.
Beberapa jam kemudian, AH menemukan catatan yang ditinggalkan tetangganya di lobi lift. Dalam catatan itu, tetangganya mengaku melihat seorang kurir makanan memungut bubur yang tumpah dan memasukkannya kembali ke dalam wadah. Tetangga tersebut menuliskan bahwa ia telah memperingatkan kurir agar tidak menyerahkan makanan itu kepada pelanggan karena tidak aman.
Tak lama setelahnya, AH menerima sebuah video. Rekaman tersebut menunjukkan kurir berdiri di dekat tangga dan berusaha memasukkan kembali gumpalan bubur ke dalam mangkuk yang diletakkan di atas permukaan beton.
Kepada AsiaOne, AH mengaku sudah terlanjur menyantap sebagian makanan sebelum mengetahui kejadian tersebut. Ia menyatakan rasa jijik dan kecewa, menyebut tindakan kurir itu sebagai pelanggaran serius terhadap standar kebersihan dan profesionalisme.
AH mengatakan telah melaporkan insiden tersebut kepada Grab. Ia menilai kejadian seperti ini dapat menimbulkan risiko bagi konsumen lain tanpa mereka sadari. Grab disebut menawarkan pengembalian dana dan voucher senilai $10, namun AH menganggap kompensasi itu belum cukup untuk meredakan kekhawatiran dan mengembalikan rasa percaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








