Akurat

Organisasi Zionis Amerika Kecam Rencana Trump Jual 48 Jet Tempur ke Arab Saudi

Fitra Iskandar | 18 November 2025, 18:58 WIB
Organisasi Zionis Amerika Kecam Rencana Trump Jual 48 Jet Tempur ke Arab Saudi


AKURAT.CO Organisasi Zionist Organization of America (ZOA) melayangkan kritik keras terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump terkait rencana persetujuan penjualan jet tempur siluman F-35 buatan Amerika Serikat kepada Arab Saudi. Rencana itu mencuat jelang kunjungan Putra Mahkota Mohammed bin Salman ke Washington.

ZOA menilai langkah tersebut berpotensi melanggar komitmen jangka panjang AS untuk menjaga Qualitative Military Edge (QME) atau keunggulan militer Israel di kawasan, sekaligus membuka risiko kebocoran teknologi pertahanan sensitif milik Amerika Serikat.

Presiden ZOA, Morton A. Klein, bahkan menyebut rencana transfer tersebut sebagai “salah satu keputusan paling berbahaya dalam sejarah modern militer AS.”

Menurut Klein, penjualan F-35 ke Arab Saudi bukan hanya mengurangi keunggulan militer Israel, tetapi juga menempatkan teknologi canggih Amerika dalam jangkauan negara yang dinilainya memiliki kepentingan yang sering bertentangan dengan AS.

“F-35 dapat mencapai wilayah Israel hanya dalam hitungan menit. Memberikan Saudi armada yang lebih besar dibandingkan Israel bukan hanya ceroboh, tetapi juga bertentangan dengan hukum AS dan akal sehat,” ujarnya.

ZOA merujuk pada 22 US Code § 2776(h), yang mewajibkan pemerintah AS menjaga kemampuan Israel untuk menghadapi ancaman regional dengan kerugian minimal. Menurut organisasi itu, permintaan Arab Saudi untuk membeli 48 unit F-35—yang disebut-sebut melampaui jumlah yang saat ini dimiliki Israel—jelas bertentangan dengan ketentuan tersebut.

Selama bertahun-tahun, pemerintahan AS, baik Demokrat maupun Republik, memang mempertimbangkan penjualan senjata canggih ke negara-negara Teluk. Namun, kebijakan tradisional Washington selalu menempatkan Israel sebagai penerima prioritas dan pembatasan ketat dilakukan untuk memastikan negara tersebut tetap memiliki keunggulan militer yang signifikan di kawasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.