Raja Thailand ke China dalam Kunjungan Bersejarah, Pertama Setelah 50 Tahun

AKURAT.CO Raja Thailand Maha Vajiralongkorn pada Kamis (13/11/2025) memulai kunjungan kenegaraan bersejarah ke China. Ini menjadi kunjungan pertama seorang raja Thailand ke Negeri Tirai Bambu sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1975.
Dalam tayangan yang dirilis media pemerintah China, Menteri Luar Negeri Wang Yi tampak menyambut kedatangan Raja Vajiralongkorn dan Ratu Suthida di Bandara Beijing. Kunjungan kenegaraan ini berlangsung selama lima hari atas undangan Presiden China Xi Jinping.
Selama di Beijing, Raja Vajiralongkorn dijadwalkan bertemu secara terpisah dengan Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Qiang. Pertemuan tersebut akan berfokus pada upaya mempererat hubungan bilateral, memperkuat kerja sama ekonomi, serta memperluas pertukaran budaya dan hubungan antarwarga.
Kunjungan ini juga menjadi momentum penting karena bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Thailand–China.
Menurut data resmi, nilai perdagangan kedua negara mencapai 133,98 miliar dolar AS pada tahun lalu. China tetap menjadi mitra dagang terbesar sekaligus tujuan ekspor utama bagi produk-produk Thailand.
Sejak naik takhta pada 2016, Raja Vajiralongkorn jarang melakukan perjalanan resmi ke luar negeri. Sebelum ke China, satu-satunya kunjungan kenegaraan yang dilakukan adalah ke Bhutan pada April 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









