Puluhan Mobil di Jerman Dicoret Lambang Swastika dengan Cairan Diduga Darah Manusia

AKURAT.CO Sekitar 50 kendaraan di Kota Hanau, Jerman, dekat Frankfurt, ditemukan dalam kondisi berlumuran cairan berwarna merah yang diduga darah manusia. Polisi menyebut beberapa di antaranya juga dicoret dengan simbol swastika.
Dalam pernyataan resmi, kepolisian Hanau mengatakan laporan pertama diterima pada Rabu (5/11/2025) malam waktu setempat, ketika seorang warga melihat mobil di Distrik Lamboy berlumur cairan merah. Cairan itu membentuk pola menyerupai swastika di bodi kendaraan.
Setelah melakukan penyisiran, petugas menemukan sejumlah mobil, dinding rumah, dan kotak surat di sekitar lokasi juga telah dicoret dengan cairan serupa.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan cairan tersebut kemungkinan besar merupakan darah manusia. “Belum diketahui dari mana asal cairan itu. Hingga kini tidak ada laporan mengenai korban luka yang berkaitan dengan peristiwa ini,” kata polisi dalam keterangan tertulis.
Swastika dan simbol-simbol Nazi dilarang keras di Jerman berdasarkan undang-undang yang melarang penggunaan simbol Nazi di ruang publik.
Pihak berwenang setempat menyatakan tengah berupaya mengungkap pelaku dan motif di balik aksi vandalisme tersebut. Polisi juga meminta masyarakat memberikan informasi bila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar wilayah itu.
Wakil Ketua Parlemen Jerman (Bundestag) Omid Nouripour menyebut insiden ini “mengguncang hati Hanau” dan mendesak agar penyelidikan dilakukan secara cepat.
“Peristiwa ini membuka kembali luka lama dari serangan teror sayap kanan lima tahun lalu,” tulisnya di platform X, merujuk pada penembakan yang menewaskan sembilan orang keturunan imigran di Hanau pada Februari 2020.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









