Akurat

Irak Larang Roblox karena Kekhawatiran Keamanan Anak dan Risiko Eksploitasi Siber

Kumoro Damarjati | 23 Oktober 2025, 20:25 WIB
Irak Larang Roblox karena Kekhawatiran Keamanan Anak dan Risiko Eksploitasi Siber

 

AKURAT.CO - Pemerintah Irak resmi melarang akses ke platform gim daring Roblox karena kekhawatiran terkait keselamatan anak, menyusul langkah serupa yang diambil sejumlah negara lain dalam membatasi dunia virtual.

Dalam pernyataan resmi pada Minggu (20/10), pemerintah Irak menjelaskan bahwa larangan tersebut diberlakukan karena gim tersebut memungkinkan komunikasi langsung antar pengguna, yang dinilai berisiko membuka peluang eksploitasi dan pemerasan siber terhadap anak-anak dan remaja. Selain itu, sebagian konten dalam gim tersebut dianggap tidak sesuai dengan nilai sosial dan tradisi masyarakat Irak.

Menanggapi keputusan itu, pihak Roblox Corporation menegaskan bahwa keselamatan pengguna, terutama anak-anak, menjadi prioritas utama mereka.

“Kami sangat menolak tuduhan yang disampaikan otoritas Irak, yang menurut kami didasarkan pada pemahaman yang sudah tidak relevan tentang platform kami,” kata juru bicara Roblox.

Perusahaan tersebut juga menyebut telah menonaktifkan sementara beberapa fitur komunikasi, termasuk obrolan dalam gim, bagi pengguna di negara-negara berbahasa Arab — termasuk Irak — sejak awal tahun ini.

Kementerian Komunikasi Irak menyebut keputusan pelarangan dibuat berdasarkan hasil kajian dan pemantauan lapangan yang menunjukkan bahwa Roblox mengandung “risiko keamanan, sosial, dan perilaku” yang signifikan.

Dengan kebijakan ini, Irak bergabung dengan sejumlah negara Timur Tengah lain yang memperketat pengawasan terhadap platform gim daring demi melindungi anak-anak. Sebelumnya, Turki juga memblokir akses ke Roblox pada Agustus 2024 dengan alasan serupa, yakni risiko eksploitasi anak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.