Venezuela Umumkan Keadaan Darurat Eksternal di Tengah Ketegangan dengan AS

AKURAT.CO Presiden Venezuela Nicolás Maduro resmi menandatangani dekrit keadaan darurat eksternal sebagai respons terhadap apa yang disebut pemerintahnya sebagai ancaman serius dari Amerika Serikat. Pengumuman itu disampaikan Wakil Presiden Delcy Rodríguez pada Senin (30/9).
Dekrit ini memberi Maduro kewenangan tambahan di bidang pertahanan dan keamanan nasional jika terjadi serangan militer AS. Rodríguez menegaskan, langkah tersebut diperlukan karena keberadaan pasukan militer AS di sekitar perairan Venezuela. Washington menyebut penempatan pasukan itu untuk memerangi perdagangan narkoba, namun Caracas menilai tindakan tersebut sebagai dalih untuk mendorong perubahan rezim.
Maduro sebelumnya telah mengisyaratkan rencana ini di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS. Ia menekankan bahwa keadaan darurat Venezuela diperlukan demi menjaga kedaulatan dan stabilitas negara. “Seluruh bangsa harus siap menghadapi setiap ancaman atau serangan terhadap negara kami,” kata Maduro dalam pidato yang disiarkan televisi.
Berdasarkan Pasal 338 Konstitusi Venezuela, deklarasi darurat eksternal—dikenal sebagai Declaración de Conmoción Externa—memungkinkan pemerintah menangguhkan sementara beberapa jaminan konstitusional, kecuali hak fundamental seperti hak hidup dan perlindungan dari penyiksaan.
Kebijakan ini berlaku 90 hari dan dapat diperpanjang sekali untuk 90 hari berikutnya, dengan syarat mendapat persetujuan Dewan Menteri, diajukan ke Majelis Nasional, dan ditinjau Mahkamah Konstitusi dalam delapan hari.
Di sisi lain, Amerika Serikat menyatakan operasi militernya di Karibia bertujuan mengganggu jaringan narkotika. Awal September, pasukan AS melakukan serangan terhadap kapal cepat yang diduga membawa narkoba dari Venezuela, menewaskan sedikitnya 17 orang, menurut laporan Presiden Donald Trump di media sosialnya.
Pengerahan besar-besaran pasukan AS, termasuk kapal perang, jet tempur F-35, dan ribuan personel, disebut sebagai yang terbesar di kawasan Karibia dalam beberapa dekade terakhir. Pemerintah Venezuela mengecam langkah ini sebagai bentuk tekanan dan potensi intervensi militer.
Keputusan Maduro menandai babak baru ketegangan Venezuela vs Amerika Serikat, sekaligus menunjukkan tekad Caracas mempertahankan kedaulatan di tengah ancaman eksternal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 6Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 720 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot





