Akurat

Resolusi PBB Harus Jadi Jalan Nyata bagi Kemerdekaan Palestina

Ahada Ramadhana | 16 September 2025, 23:00 WIB
Resolusi PBB Harus Jadi Jalan Nyata bagi Kemerdekaan Palestina

AKURAT.CO Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, menegaskan, resolusi terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mendukung kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara harus segera diwujudkan dalam tindakan nyata.

Resolusi tersebut mendapat dukungan 142 negara anggota PBB dalam voting Jumat lalu. Menurutnya, hal itu mencerminkan kuatnya solidaritas internasional terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“Resolusi PBB jangan berhenti sebagai wacana atau dokumen politik belaka. Resolusi itu harus segera direalisasikan agar Palestina merdeka dan rakyatnya terbebas dari penjajahan Israel,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).

Syamsu menekankan, konflik berkepanjangan di Jalur Gaza telah menimbulkan banyak korban sipil, terutama perempuan dan anak-anak, yang ia sebut sebagai tragedi kemanusiaan yang tidak bisa dibiarkan.

“Perang di Gaza harus segera dihentikan. Solusi dua negara adalah jalan terbaik untuk menghadirkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan, di mana Israel dan Palestina dapat hidup berdampingan secara damai dan setara,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi sikap mayoritas negara anggota PBB yang konsisten mendukung Palestina.

Baca Juga: DPR Awasi Program Smart Board Rp2 Triliun, Ingatkan Pemerintah Jangan Lupakan Sarana Dasar Sekolah

Menurutnya, dukungan ini menunjukkan bahwa isu Palestina bukan sekadar persoalan kawasan, melainkan masalah kemanusiaan universal yang menyangkut keadilan dan hak asasi manusia.

Syamsu mendorong pemerintah Indonesia terus memainkan peran aktif dalam diplomasi internasional.

Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan, Indonesia dinilainya memiliki posisi moral dan politik strategis dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Indonesia harus tetap berada di garis depan diplomasi untuk Palestina. Dukungan politik luar negeri Indonesia yang konsisten sejak awal kemerdekaan perlu terus diperkuat melalui jalur bilateral maupun forum multilateral,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.