Profil Jhala Nath Khanal, Mantan PM Nepal yang Istrinya Tewas dalam Kerusuhan

AKURAT.CO Profil Jhala Nath Khanal, mantan PM Nepal yang istrinya tewas dalam kerusuhan, menjadi sorotan publik internasional.
Sosoknya dikenal sebagai tokoh politik penting di Nepal dengan perjalanan panjang di dunia politik komunis hingga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri.
Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (10/9/2025), berikut profil dan perjalanan karier Jhala Nath Khanal.
Profil dan Karier Politik Jhala Nath Khanal
Jhala Nath Khanal lahir pada 20 Maret 1950 di Sakhejung, Distrik Ilam, Nepal. Ia mulai aktif dalam politik sejak bergabung dengan Partai Komunis Nepal pada tahun 1968.
Baca Juga: PM Nepal K.P. Sharma Oli Mundur Setelah Gen Z Mengamuk karena Pemblokiran Medsos
Hanya tujuh tahun kemudian, Khanal berhasil menembus jajaran kepemimpinan melalui Pusat Koordinasi, sayap politik partai tersebut.
Pada 1981, Khanal menjabat sebagai sekretaris jenderal CPN (Marxis-Leninis) setelah CP Mainali diberhentikan dari posisi itu.
Ia memimpin partai hingga 1989, meski sempat melewati masa sulit dengan tujuh tahun mendekam di penjara dan 12 tahun beraktivitas di bawah tanah.
Kiprah dalam Pemerintahan
Setelah demokrasi Nepal dipulihkan pada 1990, Khanal dipercaya menjadi Menteri Konservasi Hutan dan Tanah dalam kabinet sementara yang dipimpin Krishna Prasad Bhattarai.
Beberapa tahun kemudian, pada 1997, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Informasi dan Komunikasi di pemerintahan koalisi Lokendra Bahadur Chand.
Khanal tercatat beberapa kali memenangkan kursi parlemen dari daerah pemilihan Ilam, termasuk pada pemilu 1991 dan 1994.
Dalam pemilihan Majelis Konstituante, ia kembali sukses mewakili Ilam-1. Dari situ, kariernya terus menanjak hingga akhirnya menjadi sekretaris jenderal CPN-UML.
Baca Juga: Demo Nepal Mencekam, Istri Eks Perdana Menteri Tewas Terbakar
Pandangan Politik dan Kritik
Dalam tubuh partai, Jhala Nath Khanal dikenal sebagai sosok yang tidak sejalan dengan ideologi Demokrasi Multipartai Rakyat (PMD) yang dipopulerkan oleh almarhum Madan Bhandari.
Meskipun demikian, ia tetap berpengaruh, baik di partai maupun di masyarakat.
Khanal juga pernah mendapat kritik keras karena dinilai terlalu dekat dengan Maois dalam pemerintahan koalisi.
Namun, ia tetap mempertahankan posisinya sebagai tokoh penting yang sering hadir rapi dan berwibawa di depan publik.
Kehidupan Pribadi
Khanal adalah lulusan Ilmu Politik dari Universitas Tribhuvan. Ia menikah dengan Ravi Laxmi Chitrakar, seorang dosen di Tri Chandra College yang juga pernah aktif di politik komunis Nepal.
Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai seorang putra bernama Nirbhik Chitrakar Khanal.
Tragisnya, istri Jhala Nath Khanal, Ravi Laxmi Chitrakar, dilaporkan tewas dalam sebuah kerusuhan yang mengguncang Nepal.
Baca Juga: Nepal Darurat: Protes Gen Z Berujung Tragedi, 14 Tewas Usai Larangan Media Sosial
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam sekaligus menambah catatan kelam dalam perjalanan hidup sang mantan perdana menteri.
Warisan Intelektual
Selain aktif di politik, Khanal juga dikenal sebagai penulis produktif. Ia menulis “Roadmap for Democratic Nepal” serta beberapa dokumen penting tentang gerakan komunis di negaranya.
Karya-karyanya tersebar dalam bentuk buku hingga artikel di berbagai media cetak.
Itulah profil Jhala Nath Khanal, mantan PM Nepal yang istrinya tewas dalam kerusuhan, sosok politisi dengan perjalanan panjang, penuh tantangan, kontroversi, sekaligus warisan pemikiran yang berpengaruh di Nepal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









