Akurat

Korea Utara Bangun “Jalan Saebyol” sebagai Penghormatan Tentara yang Gugur di Ukraina

Kumoro Damarjati | 30 Agustus 2025, 13:28 WIB
Korea Utara Bangun “Jalan Saebyol” sebagai Penghormatan Tentara yang Gugur di Ukraina


AKURAT.CO Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengumumkan rencana pembangunan jalan di Pyongyang untuk menghormati tentara yang gugur dalam perang Rusia-Ukraina, lapor media pemerintah, Sabtu.

"Jalan Saebyol," yang berarti bintang pagi, akan dibangun di distrik Taesong, Kim mengumumkan pada upacara kedua bulan ini untuk memberikan penghormatan kepada tentara yang berpartisipasi dalam perang, menurut Kantor Berita Pusat Korea.

Penghargaan ini diumumkan beberapa hari sebelum Kim akan bertolak ke Tiongkok untuk menghadiri parade militer besar-besaran pada hari Rabu untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II, bersama Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Penghargaan tersebut berlangsung sekitar seminggu setelah upacara pertama diadakan di Pyongyang, di mana Kim memberikan penghormatan kepada 101 tentara yang gugur dalam perang.

Dalam upacara terakhir, Kim memberikan potret tentara yang gugur, yang dibungkus dengan bendera nasional Korea Utara, kepada anggota keluarga yang berduka dan mengadakan sesi foto bersama mereka.

"Kepada seluruh keluarga korban yang berduka, saya sekali lagi menyampaikan penyesalan saya karena gagal menyelamatkan nyawa berharga para perwira dan prajurit kita yang gugur di medan perang di tanah asing, karena saya khawatir tidak dapat membawa mereka kembali hidup-hidup ke sini," ujar Kim.

Pada bulan April, Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan memberi tahu anggota parlemen bahwa setidaknya 600 tentara Korea Utara telah tewas saat bertempur bersama pasukan Rusia di Ukraina. NIS juga menyatakan bahwa Pyongyang kemungkinan telah menderita lebih dari 4.700 korban sejak pasukannya mulai berpartisipasi dalam konflik tersebut.

Korea Utara dan Rusia menandatangani kemitraan strategis komprehensif tahun lalu, yang menjanjikan dukungan militer bersama jika salah satu pihak diserang oleh pihak ketiga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.