Akurat

Sinpung-dong, Lokasi Rahasia Pangkalan Rudal Tercanggih Korut

Eko Krisyanto | 26 Agustus 2025, 07:05 WIB
Sinpung-dong, Lokasi Rahasia Pangkalan Rudal Tercanggih Korut

AKURAT.CO Korea Utara atau Korut memiliki lokasi rahasia pangkalan rudal tercanggih yang terletak di Sinpung-dong, sekitar 27 kilometer dari perbatasan China.

Pangkalan ini diyakini menyimpan antara enam hingga sembilan rudal balistik antarbenua (ICBM) milik Korut dengan kemampuan nuklir termasuk peluncur-peluncurnya.

Pangkalan ini memiliki posisi strategis yang krusial karena rudal yang ditempatkan di fasilitas tersebut mampu menjangkau wilayah Asia Timur hingga ke daratan Amerika Serikat.

Baca Juga: Targetkan Drone Milik Korut, Korea Selatan Siap Gunakan Senjata Laser StarWars!

Hal ini menjadikannya salah satu ancaman nuklir paling signifikan di kawasan yang terus menjadi perhatian serius dalam dinamika keamanan global.

Fasilitas ini termasuk salah satu dari 15–20 lokasi rudal dan hulu ledak yang tak pernah diumumkan Korut.

Dengan posisi dekat perbatasan China, pangkalan ini dianggap sangat strategis karena mempersulit serangan atau pengeboman dari pihak luar, terutama Amerika Serikat, sekaligus memperkuat posisi militer Korut di kawasan.

Baca Juga: Lagi! Korut Kirim Balon Berisi Baju Bekas Karakter Kartun Hingga Cacing ke Korsel

Sinpung-dong mulai dibangun pada 2004 dan diyakini telah mulai beroperasi sejak 2014.

Kondisi terkini menunjukkan fasilitas tersebut terawat dengan baik dan terus dikembangkan seiring dengan rangkaian uji coba rudal yang rutin dilakukan Korea Utara, menegaskan perannya dalam strategi militer negara tersebut.

Selain fungsi penyimpanan rudal, fasilitas ini juga dilengkapi peluncur yang dapat berpindah dengan cepat yang membuatnya sulit dideteksi atau dilumpuhkan sebelum peluncuran.

Baca Juga: Korsel Luncurkan Tembakan Peringatan Usai Militer Korut Dilaporkan Lintasi Perbatasan Negara, Tanda Akan Terjadi Perang?

Keberadaan pangkalan ini menegaskan percepatan dan penguatan program nuklir Korut yang terus menjadi ancaman serius bagi AS dan sekutunya.

Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK