Yang Perlu Diketahui Menjelang Pertemuan Trump dan Zelensky

AKURAT.CO Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan segera digelar di Washington, Senin siang (18/8) waktu setempat. Setelah pertemuan dengan Vladimir Putin, yang tidak mencapai kesepakatan apapun, publik dunia menantikan apa yang akan terjadi dari pertemuan lanjutan untuk penyelesaian perang Rusia dan Ukraina ini.
Sebelum menyambut Zelensky, Trump sudah mengirimkan sinyal keras. Ia mendesak Ukraina agar melupakan ambisi untuk bergabung dengan NATO dan melepaskan klaim atas Krimea, wilayah yang dianeksasi Rusia pada tahun 2014. Dalam pernyataan di media sosialnya, Trump bahkan menegaskan bahwa Zelensky bisa mengakhiri perang “seketika” jika bersedia berkompromi dengan Moskow.
Sikap ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Trump akan menekan Ukraina untuk menerima perjanjian damai dengan syarat yang lebih menguntungkan Rusia.
Agenda Pertemuan di Gedung Putih
Menurut jadwal, Trump akan bertemu Zelensky terlebih dahulu di Ruang Oval pukul 13.15 waktu Washington (00.15 WIB Selasa dini hari), sebelum menjamu para pemimpin Eropa di Ruang Timur Gedung Putih. Kehadiran pemimpin Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Finlandia, Uni Eropa, hingga NATO dimaksudkan untuk menunjukkan solidaritas bagi Ukraina sekaligus menegaskan posisi Eropa dalam negosiasi damai.
Eropa sendiri tidak ingin tersingkir dari perbincangan setelah pertemuan Trump–Putin di Alaska, yang sempat memicu spekulasi bahwa Moskow dan Washington bisa membuat kesepakatan tanpa melibatkan Kyiv maupun mitra Eropanya.
Bagi Zelensky, pertemuan ini bukan sekadar diplomasi, tapi juga pertaruhan politik dan militer. Ia menolak usulan Putin yang menginginkan Ukraina menyerahkan wilayah Donetsk yang masih dikuasai Kyiv. Zelensky baru saja mendorong gencatan senjata segera agar bisa membuka jalan bagi perundingan damai yang lebih menyeluruh.
Setibanya di Washington, Zelensky menyampaikan apresiasi atas undangan Trump. Ia menegaskan bahwa tujuan bersama adalah mengakhiri perang, namun dengan catatan Rusia harus menghentikan agresinya. “Kekuatan bersama kita dengan Amerika dan Eropa akan mendorong Rusia menuju perdamaian sejati,” ujarnya.
Rusia Masih Gencar Menyerang
Di sisi lain, kenyataan di medan perang masih pahit. Rusia terus melancarkan serangan, termasuk serangan rudal dan drone yang menyerang warga sipil di Kharkiv akhir pekan lalu. Di depan timur, pasukan Rusia perlahan maju dengan keunggulan jumlah personel dan persenjataan. Presiden Vladimir Putin sendiri menegaskan siap berjuang hingga tujuan militernya tercapai.
Pertemuan Trump dan Zelensky di Gedung Putih disebut sebagai “momen kebenaran” oleh media Jerman Die Welt. Media Inggris Daily Mail menyebutnya sebagai “Hari-H di Gedung Putih”. Bagi banyak pihak, pertemuan ini akan menentukan: apakah jalur diplomasi bisa membuka peluang perdamaian, atau justru memperlebar jurang perbedaan antara Ukraina dan sekutunya dengan Rusia.
Yang jelas, dunia menaruh perhatian penuh pada Washington. Hubungan Kyiv–Washington yang sempat renggang sejak Trump kembali ke Gedung Putih kini bersiap menghadapi ujian besar. Ukraina masih sangat bergantung pada pasokan senjata dan intelijen AS, sehingga Zelensky tidak punya pilihan selain mencari titik temu, meski tekanannya begitu besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






