Akurat

Panglima IRGC Jenderal Hossein Salami Tewas dalam Serangan Israel

Rahmat Ghafur | 13 Juni 2025, 10:45 WIB
Panglima IRGC Jenderal Hossein Salami Tewas dalam Serangan Israel

AKURAT.CO Panglima IRGC Jenderal Hossein dilaporkan tewas dalam serangan Israel pada Jumat (13/6/2025) dini hari Waktu setempat.

Kabar tewasnya Salami pertama kali dilansir media resmi Iran dan segera menyebar ke dunia internasional, termasuk dikutip CNN.

"Mayor Jenderal Hossein Salami, Kepala Korps Garda Revolusi Islam tewas dalam serangan rezim Israel yang menyerang markas besar IRGC," tulis kantor berita lokal Tasnim sebagaimana dilansir AFP, Jumat (13/6/2025).

Baca Juga: Israel Serang Iran Hari Ini: Ada Ledakan Besar di Taheran, Apa yang Terjadi?

Tak lama setelahnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkap alasan di balik operasi yang diberi nama Rising Lion.

Dalam pidatonya, Netanyahu menuduh Iran tengah bersiap memproduksi puluhan ribu rudal balistik yang disebutnya mampu membinasakan jutaan nyawa tanpa harus menggunakan senjata nuklir.

Ia juga menyebut Teheran hanya tinggal hitungan bulan untuk merakit bom nuklir.

Di sisi lain, Serangan Israel kepada Iran tidak hanya menargetkan militer. Hal ini karena sejumlah wilayah sipil pun ikut porak-poranda.

Press TV menunjukkan video apartemen yang dilalap api, dengan petugas pemadam kebakaran berusaha menahan amukan si jago merah. Beberapa lantai bangunan tampak hangus dan nyaris runtuh.

Di video lain, jendela-jendela di lantai atas gedung pencakar langit di Teheran terlihat pecah berhamburan.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Usai Israel Gempur Iran, Pasar Global Bergejolak!

Sementara itu, Fasilitas Nuklir Natanz — simbol penting program nuklir Iran — juga diserang, dengan asap hitam pekat membubung ke langit.

Media semi-resmi Tasnim membagikan gambar kehancuran lain, menunjukkan rumah-rumah terbakar, jendela pecah, dan jalanan yang dipenuhi reruntuhan.

Warga tampak berkumpul di lokasi kejadian, menyaksikan dengan cemas saat petugas berjuang memadamkan api yang terus berkobar.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D