Akurat

WNI di Los Angeles Waspada Kerusuhan Anti-ICE, KJRI Upayakan Pencegahan

Yusuf | 10 Juni 2025, 21:38 WIB
WNI di Los Angeles Waspada Kerusuhan Anti-ICE, KJRI Upayakan Pencegahan

AKURAT.CO Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Los Angeles mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya ketegangan akibat aksi protes anti-ICE (Immigration and Customs Enforcement). Imbauan ini muncul seiring berkembangnya situasi yang dinilai berpotensi memicu bentrokan antara demonstran dengan aparat keamanan setempat.

Lewat unggahan resmi di akun Instagram KJRI Los Angeles yang diakses pada Selasa (10/6/2025), pihak konsulat menyampaikan agar WNI menghindari area-area rawan kerusuhan, terutama yang kerap menjadi lokasi unjuk rasa terkait kebijakan imigrasi. “Kami mengimbau WNI di Los Angeles untuk tetap waspada dan menghindari lokasi yang diprediksi menjadi pusat aksi demonstrasi atau potensi bentrokan,” tulis pihak KJRI.

Baca Juga: Los Angeles Lakers Tersingkir di Play-off, LeBron James tak Pasti Masih Bermain Musim Depan

Imbauan tersebut pertama kali dirilis pada Senin (9/6/2025). Dalam pernyataannya, KJRI juga menyarankan sejumlah langkah antisipatif yang bisa diterapkan masyarakat Indonesia di LA. Salah satunya adalah rutin memantau perkembangan berita lokal agar bisa segera menghindari kerumunan apabila ada indikasi terjadi demonstrasi besar.

Kawasan pusat kota Los Angeles, serta titik-titik strategis yang sebelumnya telah menjadi lokasi aksi protes imigrasi, menjadi area yang paling perlu diwaspadai.

WNI juga diminta untuk senantiasa mematuhi instruksi dan regulasi dari otoritas keamanan setempat.

“Demi keselamatan bersama, kami mengharapkan WNI untuk tetap tenang namun tetap siaga, serta selalu membawa dokumen identitas resmi seperti paspor atau kartu identitas lainnya,” lanjut pernyataan KJRI LA.

Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi lebih lanjut, KJRI menyediakan layanan hotline yang bisa dihubungi di nomor +1 (213) 590-8095.

Situasi ini juga berkaitan dengan penangkapan dua WNI oleh otoritas imigrasi federal AS.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, mengonfirmasi bahwa dua warga berinisial ESS (53) dan CT (48) ditahan karena pelanggaran status keimigrasian. "ESS ditahan karena tidak memiliki dokumen resmi saat memasuki AS, sementara CT ditangkap karena terlibat pelanggaran narkotika dan masuk secara ilegal," ujar Judha, Senin (9/6/2025).

Penangkapan ini memicu respons di kalangan aktivis HAM dan komunitas imigran, yang kemudian melancarkan serangkaian demonstrasi menentang kebijakan imigrasi yang diterapkan pemerintahan Trump. Aksi-aksi protes tersebut diperkirakan akan terus berlangsung dengan intensitas yang meningkat, terutama di kota-kota besar seperti Los Angeles.

Baca Juga: NBA Hari Ini: Sentuhan Kecil LeBron James Menangkan Los Angeles Lakers Lawan Pacers di Detik Akhir

Dengan mempertimbangkan eskalasi situasi, seluruh WNI di Amerika Serikat, khususnya yang berada di California, diharapkan tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dan menjaga keselamatan diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R