Akurat

Indonesia Tolak Relokasi Warga Gaza, Fokus Lakukan Ini

Atikah Umiyani | 23 Januari 2025, 16:32 WIB
Indonesia Tolak Relokasi Warga Gaza, Fokus Lakukan Ini

AKURAT.CO Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Anis Matta, menegaskan, pemerintah Indonesia menolak rencana relokasi warga Gaza pasca gencatan senjata antara Israel dan Palestina.

Pernyataan ini merespons usulan kontroversial dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berencana memindahkan pengungsi Palestina dari Gaza ke Indonesia.

Usulan tersebut sebelumnya diungkapkan oleh Steve Witkoff, utusan Trump untuk Timur Tengah, dalam wawancara dengan NBC pada Minggu (19/1/2025).

Menurut Anis Matta, relokasi bukanlah solusi untuk masalah Gaza. Sebaliknya, upaya rekonstruksi di wilayah tersebut harus menjadi prioritas utama.

"Pada dasarnya, kita tidak bisa menerima relokasi warga Gaza karena rekonstruksi bukan menjadi kendala atau alasan untuk melakukan relokasi," ujar Anis kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/1/2025).

Baca Juga: Kemas Ridwan Kurniawan Dilantik sebagai Dekan Fakultas Teknik UI Periode 2025–2029

Hingga saat ini, Anis memastikan bahwa pemerintah Indonesia belum pernah membahas rencana relokasi warga Gaza ke tanah air.

“Sampai sekarang, tidak ada pembicaraan resmi mengenai hal itu,” tegasnya.

Indonesia terus berkomitmen mendukung Palestina melalui pendekatan diplomatik dan berbagai program bantuan kemanusiaan.

Lebih lanjut, Anis mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kerja ke beberapa negara Timur Tengah dalam waktu dekat.

Namun, ia belum dapat memastikan apakah agenda tersebut akan mencakup pembahasan mengenai relokasi warga Gaza.

“Presiden akan melakukan perjalanan ke luar negeri dalam waktu dekat, insyaAllah ke beberapa negara di Timur Tengah,” tambahnya.

Indonesia secara konsisten mendukung solusi dua negara (two-state solution) sebagai cara menyelesaikan konflik Palestina-Israel.

Baca Juga: KPK Jadwalkan Pemeriksaan Pengacara Simon Petrus Terkait Kasus Harun Masiku

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya rekonstruksi Gaza dan stabilitas kawasan tanpa melibatkan relokasi warganya ke negara lain.

Dengan langkah ini, Indonesia menunjukkan sikap tegas terhadap usulan yang dianggap tidak relevan dengan penyelesaian konflik di Gaza.

Rekonstruksi dan perdamaian berkelanjutan tetap menjadi prioritas pemerintah dalam mendukung perjuangan Palestina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.