Akurat

Donald Trump Jadi Presiden Lagi, Zaman Keemasan Amerika Serikat Dimulai

Mukodah | 21 Januari 2025, 06:30 WIB
Donald Trump Jadi Presiden Lagi, Zaman Keemasan Amerika Serikat Dimulai

AKURAT.CO Donald Trump kembali memimpin Amerika Serikat sebagai Presiden ke-47.

Kali ini Trump didampingi JD Vance yang turut dilantik sebagai Wakil Presiden AS.

"Saya bersumpah bahwa saya akan setia menjalankan Kantor Presiden Amerika Serikat dan akan dengan kemampuan terbaik saya, melestarikan, melindungi dan membela konstitusi Amerika Serikat," kata Trump menyatakan sumpah jabatan di hadapan Kepala Hakim, John Roberts, di Rotunda Room Gedung Capitol, Washington DC, Senin (20/1/2025) waktu setempat.

Acara pelantikan dipindahkan ke dalam ruangan di Rotunda karena suhu dingin di Washington DC.

Baca Juga: Menang di Pilpres AS, Donald Trump Diyakini Bisa Bawa Dunia Jadi Lebih Baik

Pelantikan kedua Trump bertepatan dengan Hari Martin Luther King Jr, yang diperingati setiap Senin pekan ketiga di bulan Januari.

Trump akan kembali memimpin Amerika Serikat selama empat tahun ke depan.

Sejumlah perintah eksekutif, termasuk seputar keimigrasian, diyakini akan segera diterapkan di hari pertamanya berkantor di Gedung Putih.

Salah satu yang terbaru adalah mengumumkan keadaan darurat nasional di perbatasan untuk mengirim lebih banyak pasukan dan tenaga kerja.

Baca Juga: Jokowi Ucapkan Selamat ke Donald Trump, Sampaikan Harapan Terbaik untuk Indonesia dan AS

Trump memerintahkan para pejabat untuk memulai kembali pembangunan tembok perbatasan AS dengan Meksiko.

Tak hanya itu, Partai Republik yang menaungi Trump ingin mencabut kewarganegaraan berdasarkan kelahiran bagi anak-anak imigran yang berada di AS secara ilegal.

Di bidang ekonomi, Trump berencana untuk menetapkan keadaan darurat energi nasional, yang menurutnya akan memungkinkan AS menghasilkan lebih banyak sumber daya alam dan menciptakan lapangan kerja.

Ia juga ingin mengakhiri mandat kendaraan listrik dan upaya untuk membatasi pilihan konsumen, menurut pemerintahannya.

Baca Juga: Indonesia Berpeluang Jalin Kemitraan Strategis dengan AS Usai Kemenangan Sementara Donald Trump

Wall Street Journal mencatat, Trump berencana mengarahkan pemerintah untuk mengevaluasi hubungan dagang AS dengan Tiongkok, tetapi belum berencana untuk mengenakan tarif baru.

Trump juga merencanakan perintah eksekutif yang akan mengakhiri DEI (keragaman, kesetaraan dan inklusi) di dalam pemerintah federal.

Dalam pidato pertamanya, Trump menyebut bahwa zaman keemasan Amerika Serikat telah dimulai.

"Zaman keemasan Amerika dimulai sekarang. Sejak hari ini dan seterusnya, negara kita akan berkembang pesat dan kembali dihormati di seluruh dunia," jelasnya.

Baca Juga: Terungkap! Sosok Pelaku yang Ditahan Atas Dugaan Percobaan Pembunuhan Donald Trump di Florida

Trump mengatakan, AS akan menjadi negara yang diidam-idamkan oleh siapa pun. Ia menyebut tidak akan membiarkan AS dimanfaatkan lagi.

"Prioritas utama kita adalah menciptakan negara yang bangga, makmur dan bebas," ujarnya.

Trump, dengan slogan Make America Great Again atau MAGA, mengaku ingin membawa negara itu menjadi lebih hebat kembali.

"Amerika akan segera menjadi lebih hebat, lebih kuat dan jauh lebih luar biasa daripada sebelumnya," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK