Tabrakan, Drone Hambat Pesawat Pemadam Kebakaran di Los Angeles

AKURAT.CO Sebuah insiden tabrakan antara drone sipil dan pesawat pemadam kebakaran CL-415 Super Scooper menghambat upaya pemadaman kebakaran hutan di Los Angeles pada Kamis (9/1/2025).
Tabrakan ini menyebabkan kerusakan pada sayap pesawat yang biasanya digunakan untuk mengambil hingga 1.600 galon air laut guna memadamkan api.
Pesawat kini dinyatakan tidak bisa dioperasikan hingga perbaikan selesai, menurut pernyataan Departemen Pemadam Kebakaran Kabupaten LA.
Juru bicara Cal Fire, Chris Thomas, menjelaskan bahwa kerusakan ini mengakibatkan berkurangnya efektivitas operasi pemadaman.
"Super Scoopers biasanya dapat diisi ulang dalam waktu sekitar lima menit. Tetapi bahkan jika dibutuhkan sepuluh, itu adalah enam tetes air yang hilang setiap jam," ujarnya, dikutip dari Theverge.com, Minggu (12/1/2025).
Pesawat tersebut berhasil mendarat dengan selamat setelah tabrakan, dan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) kini menyelidiki kejadian tersebut.
Untuk mencegah insiden serupa, FAA memberlakukan pembatasan penerbangan sementara di wilayah Los Angeles. Aturan ini melarang penerbangan drone atau pesawat tanpa izin resmi.
Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten LA, Anthony Marrone, mengonfirmasi bahwa drone yang terlibat dalam insiden tersebut tidak memiliki izin dan hancur akibat tabrakan.
Marrone menambahkan bahwa FBI akan menerapkan 'lapis baja udara' untuk mencegah gangguan lebih lanjut.
Sayangnya, pelanggaran peraturan ini masih terjadi. Beberapa pengguna drone memposting rekaman video di media sosial, menunjukkan wilayah udara terlarang di dekat area kebakaran.
Akibatnya, pesawat pemadam kebakaran kerap harus menghentikan operasi mereka demi menghindari tabrakan.
FAA memperingatkan bahwa gangguan terhadap operasi pemadaman kebakaran adalah kejahatan federal yang dapat dihukum hingga 12 bulan penjara.
Selain itu, pelaku dapat dikenai denda hingga $75.000 (sekitar Rp1,2 miliar).
"FAA memperlakukan pelanggaran ini dengan serius dan segera mempertimbangkan tindakan penegakan hukum yang cepat untuk pelanggaran ini," tegas FAA dalam pernyataannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







