Malaysia Laporkan Kasus Mpox ke-10, Kontak Pasien Sedang Dilacak

AKURAT.CO Malaysia kembali melaporkan satu kasus mpox baru, menjadikan total kasus di negara tersebut mencapai 10, seperti yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan pada Selasa (17/9/2024).
Sejak awal tahun, Malaysia menerima 58 laporan kasus dugaan mpox, dengan varian klad II dikonfirmasi. Kasus pertama di negara ini dilaporkan sejak Juli tahun lalu.
Pasien terbaru dilaporkan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri baru-baru ini. Otoritas kesehatan saat ini tengah melacak kontak erat pasien tersebut untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan mpox sebagai darurat kesehatan global pada 14 Agustus. WHO menegaskan bahwa meskipun mpox menyebar lebih mudah di antara manusia, ini bukanlah 'COVID baru'.
Wilayah Afrika mengalami peningkatan kasus mpox, dengan 14 negara terdampak dan sebagian besar kasus dilaporkan di Republik Demokratik Kongo (DR Kongo).
Dikutip dari Aa.com.tr, Kamis (19/9/2024), negara ini mencatat mayoritas dari lebih dari 500 kematian akibat mpox di benua tersebut.
Mpox ditandai dengan gejala mirip flu dan lesi bernanah, yang menyebar melalui kontak fisik langsung atau dengan menyentuh benda yang terkontaminasi virus, seperti pakaian atau handuk.
Meski umumnya tidak berbahaya, infeksi mpox dapat berakibat fatal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









