Akurat

Gaza Memanas, Serangan Baru Israel di Khan Younis Tewaskan Puluhan Warga

Sulthony Hasanuddin | 23 Juli 2024, 22:14 WIB
Gaza Memanas, Serangan Baru Israel di Khan Younis Tewaskan Puluhan Warga

 

AKURAT.CO Israeli Defence Forces (IDF) melancarkan serangan baru di kota Khan Younis, Gaza Selatan, yang menewaskan setidaknya 70 orang, menurut petugas medis setempat.

Serangan ini terjadi setelah IDF memerintahkan evakuasi beberapa wilayah yang sebelumnya ditetapkan sebagai zona kemanusiaan.

Palestinian civil defence memperkirakan 400,000 orang yang berlindung di kota tersebut terpengaruh oleh perintah evakuasi, termasuk wilayah timur Al-Mawasi.

Baca Juga: Deklarasi Beijing: Hamas dan Fatah Sepakat Bentuk Pemerintahan Bersama untuk Palestina

Wilayah ini adalah hamparan pasir tanpa infrastruktur di mana warga Palestina berlindung di kamp-kamp tenda selama beberapa bulan terakhir.

Militer Israel mengklaim bahwa militan Hamas di Khan Younis dan sebagian Al-Mawasi menggunakan area tersebut untuk meluncurkan roket ke Israel.

"Kami diungsikan dari wilayah timur, mereka menyuruh kami mengungsi, kami membawa anak-anak kami dan pergi," kata Osama Qudeih kepada Associated Press (AP), dikutip Selasa (23/7/2024).

"Tidak ada tempat aman yang tersisa di Jalur Gaza. Kami keluar berjalan di jalanan, tidak tahu harus pergi ke mana."

Kholoud al-Dadas, seorang wanita yang kelelahan setelah mengatakan ini adalah pengungsian ketujuh atau kedelapannya.

"Setiap hari kami diungsikan. Di mana negara-negara? Di mana dunia, di mana para presiden, di mana mereka? Datanglah dan lihat bagaimana kami, anak-anak kami, dan apa yang terjadi pada kami," tuturnya.

Baca Juga: Kasus Harun Masiku, KPK Cegah Staf Hasto Kristiyanto Bepergian ke Luar Negeri

Militer Israel menyatakan mereka sedang menyesuaikan batas-batas zona kemanusiaan yang ditetapkan di Al-Mawasi untuk menjauhkan populasi sipil dari area pertempuran.

Pejabat kesehatan Gaza mengatakan mereka yang tewas dan terluka terjebak dalam serangan di sekitar Khan Younis, dan lebih banyak korban mungkin terkubur di bawah reruntuhan atau ditinggalkan di pinggir jalan karena ambulans tidak dapat mencapai mereka.

Tenaga medis Gaza juga melaporkan orang-orang tewas oleh serangan tank di kota Bani Suhaila dan kota-kota lain di sisi timur Khan Younis, dengan daerah tersebut juga dibombardir dari udara, menurut kantor berita Reuters.

Wafa, kantor berita lokal, melaporkan serangkaian pemboman hebat dimulai segera setelah pasukan Israel menjatuhkan selebaran yang memerintahkan warga untuk mengungsi.

Baca Juga: Gandeng PDIP, PKB Yakin Bisa Kalahkan Khofifah-Emil di Pilkada Jatim?

Kolom-kolom asap terlihat di atas atap yang hancur di kota tersebut. Orang-orang yang terluka berduyun-duyun ke rumah sakit Nasser di Khan Younis yang kemudian mengajukan permohonan donor darah.

Juru bicara rumah sakit Nasser, Mohammed Sakr, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mereka kewalahan dengan kasus-kasus yang masuk, dan merawat pasien di tengah kekurangan pasokan.

"Puluhan kasus ada di lantai. Kami tidak punya tempat tidur untuk menempatkan pasien, kami berenang dalam genangan darah," katanya.

Sebagian besar Khan Younis hancur oleh pertempuran sengit dalam beberapa bulan sebelum serangan pada hari Senin, tetapi ratusan ribu orang kembali untuk mencari perlindungan di tenda-tenda di bagian timur kota setelah mereka diungsikan dari bagian lain Gaza.

Gambar dari Khan Younis menunjukkan warga Palestina melarikan diri dari daerah tersebut dengan mobil dan gerobak keledai, menggunakan apa pun yang mereka temukan untuk melarikan diri.

Baca Juga: ASEAN Championsip: Pesta 6 Gol ke Gawang Timor Leste, Timnas Indonesia U-19 ke Semifinal

Warga Palestina di wilayah tersebut, PBB, dan lembaga bantuan internasional lainnya telah menekankan bahwa tidak ada tempat yang aman di Gaza, dan bahwa area yang ditetapkan sebagai zona aman kemanusiaan masih menjadi target.

Sebuah serangan di Al-Mawasi awal bulan ini menewaskan setidaknya 90 orang dan melukai ratusan lainnya ketika pasukan Israel mengatakan mereka menargetkan kepala sayap militer Hamas.

Lebih dari 39,000 orang telah tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu, ketika militan Hamas menyerang wilayah Israel, menewaskan 1,200 orang dan menyandera sekitar 250 orang.

Kementerian Kesehatan Palestina juga mengatakan lebih dari 89,000 orang kini telah terluka setelah serangkaian serangan intensif Israel di seluruh wilayah tersebut dalam beberapa minggu terakhir.

Hamas mengutuk serangan di Khan Younis dalam pesan di Telegram.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.