Akurat

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia dalam Berkat Natal Pertama, Soroti Gaza dan Ukraina

Fitra Iskandar | 25 Desember 2025, 16:34 WIB
Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia dalam Berkat Natal Pertama, Soroti Gaza dan Ukraina

AKURAT.CO Paus Leo XIV kembali menyampaikan seruan perdamaian dunia saat memberikan berkat Natal pertamanya di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Dalam kesempatan tersebut, Paus juga mengungkapkan harapannya agar perdamaian dapat terwujud di Gaza, yang selama ini dilanda konflik berkepanjangan.

Dalam sambutannya di hadapan jemaat yang memadati pelataran Basilika Santo Petrus, Paus Leo XIV mengucapkan selamat Natal sekaligus menyampaikan apresiasi kepada umat yang tetap mengikuti misa, termasuk mereka yang menyaksikan melalui layar di tengah cuaca hujan. Ia menyapa para hadirin dengan hangat seraya berkelakar bahwa Basilika Santo Petrus, meski sangat luas, tetap tidak mampu menampung seluruh jemaat yang hadir.

Paus Leo XIV dijadwalkan kembali memimpin misa pada Hari Natal, melanjutkan tradisi yang pernah dijalankan oleh Paus Yohanes Paulus II semasa kepemimpinannya. Perayaan Natal tahun ini juga menjadi momen istimewa bagi komunitas Kristen di Betlehem, yang untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun dapat merayakan Natal dengan lebih meriah setelah situasi keamanan membaik seiring meredanya perang di Gaza.

Sebelumnya, Paus Leo XIV telah menyerukan gencatan senjata secara global pada perayaan Natal 2025. Ia mengaku sangat prihatin karena upaya tersebut belum mendapat respons positif, khususnya dari Rusia. Menurut Paus, hari kelahiran Yesus Kristus seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak untuk menghentikan kekerasan dan membuka jalan bagi perdamaian.

Paus Leo XIV juga menyinggung konflik yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina. Ia menyatakan kesedihan mendalam atas perang tersebut dan menekankan bahwa penolakan terhadap gencatan senjata hanya akan memperpanjang penderitaan manusia. Seruan damai itu kembali ditegaskannya sebagai pesan utama Natal bagi dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.