Akurat

VIRAL Trump Patahkan Ramalan The Simpsons, Berhasil Selamat dari Tembakan Saat Kampanye Pemilu AS

Shalli Syartiqa | 14 Juli 2024, 21:01 WIB
VIRAL Trump Patahkan Ramalan The Simpsons, Berhasil Selamat dari Tembakan Saat Kampanye Pemilu AS

AKURAT.CO Kartun viral The Simpsons dikenal sering menyajikan episode yang dianggap sebagai ramalan yang sering kali tepat.

Apa yang ditampilkan dalam serial ini sering terjadi di dunia nyata, kecuali dalam kasus Donald Trump.

The Simpsons pernah memprediksi kematian Donald Trump, menampilkan Trump dalam peti mati lengkap dengan dasi merah dan jas biru.

Dalam ramalan The Simpons, kedua tangan Trump diletakkan di atas perut seperti jenazah dalam peti mati.

Kegagalan prediksi The Simpsons ini menjadi viral di media sosial usai akun X @kirawontmiss membagikan unggahan yang menarik perhatian 20 juta warganet, dengan jumlah yang terus bertambah.

Baca Juga: Indonesia Minta Pertanggungjawaban Israel Atas Serangan di Kamp Pengungsi Al-Mawasi

"This is the first time I've seen a Simpsons prediction fail (Ini kali pertama untuk saya melihat prediksi Simpsons gagal)," cuit akun @kirawontmiss.

Tak sedikit netizen yang berkomentar dan sepakat bahwa Donald Trump telah mematahkan rekam jejak prediksi The Simpsons yang biasanya selalu tepat.

"Trump lebih kuat ketimbang kutukan Simpsons," komentar @pet***.

"Trump akhirnya mengalahkan Simpsons," ungkap @cc3***.

Di sisi lain, calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, menjadi korban percobaan pembunuhan saat kampanye di Butler, Pennsylvania.

Baca Juga: Evan Vucci, Fotografer Hebat di Balik Foto Bersejarah Penembakan Trump

Suasana kampanye Donal Trump di Butler berubah mencekam ketika terdengar suara tembakan keras saat Trump tengah berbicara pada Jumat (13/7/2024) sekitar pukul 18.15.

Trump mengatakan bahwa ia merasakan "peluru merobek kulit" di telinganya dan mendengar "suara berdesing".

Menurut pernyataan resmi dari Dinas Rahasia AS, penyerang melepaskan beberapa tembakan ke arah panggung dari atap di dekat lokasi kampanye.

Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) mengungkap identitas pelaku penembakan sebagai Thomas Matthew Crooks.

Pemuda berusia 20 tahun ini berasal dari Bethel Park, Negara Bagian Pennsylvania.

Dalam data pemilih Pennsylvania, Thomas Crooks tercatat sebagai pendukung Partai Republik yang terdaftar.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.