Akurat

Secret Service Buka Suara Usai Penembakan Donald Trump Saat Kampanye Pemilu AS

Mukodah | 14 Juli 2024, 10:39 WIB
Secret Service Buka Suara Usai Penembakan Donald Trump Saat Kampanye Pemilu AS

AKURAT.CO Pada Sabtu (13/7/2024), kampanye calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, di Butler, Pennsylvania, berubah mencekam ketika beberapa tembakan terdengar saat Trump sedang berbicara.

Pengawal elit kepresidenan, Secret Service AS, segera menegaskan bahwa mantan Presiden Trump selamat setelah insiden tersebut.

Video yang beredar luas menunjukkan Trump meringis dan mengangkat tangan kanannya.

"Dinas Rahasia telah menerapkan langkah-langkah perlindungan dan mantan presiden selamat," kata juru bicara Secret Service di media sosial X, dikutip Minggu (14/7/2024).

Baca Juga: Kronologi Penembakan Donald Trump Saat Kampanye di Pemilu AS

“Ini sekarang merupakan penyelidikan aktif Dinas Rahasia dan informasi lebih lanjut akan dirilis jika tersedia," tambahnya.

Beberapa tembakan terdengar tak lama setelah Trump memulai pidatonya. Para pengawal segera mengerumuni Trump, melindunginya saat dia merunduk di bawah podium, sementara petugas bersenjata mengambil posisi di depan panggung.

Trump sempat mengacungkan tinjunya ke arah kerumunan dan berteriak saat diantar ke kendaraan oleh Secret Service.

CNN melaporkan bahwa Trump terluka, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai cedera yang dialaminya. Video yang viral menunjukkan darah di telinga kanan dan sisi kanan wajahnya.

Juru bicara tim kampanye Trump mengatakan bahwa mantan presiden tersebut sedang diperiksa di fasilitas medis setempat dan kondisinya baik-baik saja.

Baca Juga: Percobaan Pembunuhan Donald Trump di Kampanye Pemilu AS, Penyerang Tewas dalam Penyergapan

Tempat acara tersebut ditinggalkan dengan kursi-kursi yang terjatuh dan pita polisi kuning mengelilingi panggung.

Sebuah helikopter terbang di atas area, sementara petugas penegak hukum bersenjata terlihat di atap dekat panggung.

Presiden AS Joe Biden telah menerima pengarahan awal mengenai insiden tersebut, menurut Gedung Putih.

Insiden ini terjadi di tengah pertarungan pemilu yang sengit antara Trump dan Biden. Hasil polling terbaru dari Reuters menunjukkan posisi keduanya imbang.

Biden menghadapi penolakan dari dalam partainya sendiri setelah kinerja debat yang buruk melawan Trump dua minggu lalu.

Trump, yang menjabat sebagai presiden dari 2017-2021, dengan mudah mengalahkan para pesaingnya untuk nominasi Partai Republik di awal kampanye ini.

Insiden ini menambah ketegangan dalam persaingan yang sudah memanas, memperkuat dukungan dari pendukung setia Trump yang tetap mendukungnya meski ada insiden mengejutkan ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK