Akurat

Isi Surat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei untuk Mahasiswa AS Pro Palestina

Shalli Syartiqa | 31 Mei 2024, 18:57 WIB
Isi Surat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei untuk Mahasiswa AS Pro Palestina

 

AKURAT.CO Pemimpin tertinggi Iran yang juga presiden Iran pada periode 1981-1989, Ayatollah Khamenei, menyampaikan surat terbuka kepada mahasiswa-mahasiswa di Amerika Serikat yang melakukan aksi bela Palestina.

Diketahui sebelumnya, mahasiswa di beberapa universitas terkemuka di AS menggelar demonstrasi untuk mendukung Gaza dan mendirikan perkemahan di area kampus.

Namun, aksi mereka diwarnai oleh penangkapan dan kerusuhan.

Khamenei menyatakan dukungannya kepada para pelajar di AS, menyebut bahwa mahasiswa yang pro Palestina adalah generasi muda dengan hati nurani yang baik.

Dikutip dari IRNA, pada Jumat (31/5/2024), berikut ini surat terbuka pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei untuk mahasiswa AS pro Palestina.

Surat Ayatollah Khamenei untuk mahasiswa AS pro Palestina

Saya menulis surat ini kepada generasi muda yang hati nuraninya menginspirasi mereka untuk membela perempuan dan anak-anak tertindas di Gaza.

Para pemuda mahasiswa yang terkasih di AS! Ini adalah pesan simpati dan solidaritas kami dengan kalian. Kalian saat ini berdiri di sisi yang benar dari sejarah yang sedang berputar.

Baca Juga: Tarif LRT Jabodebek

Kalian saat ini telah menjadi bagian dari front perlawanan, dan di bawah tekanan brutal dari pemerintah kalian -yang secara terbuka membela rezim Zionis penjajah dan kejam-, kalian telah memulai sebuah perjuangan yang terhormat.

Front perlawanan besar di tempat yang jauh telah berjuang dengan persepsi dan perasaan kalian saat ini selama bertahun-tahun.

Tujuan dari perjuangan ini adalah untuk menghentikan penindasan nyata yang dilakukan oleh jaringan teroris kejam bernama "Zionis" terhadap bangsa Palestina bertahun-tahun yang lalu dan telah menempatkan mereka di bawah tekanan dan penyiksaan paling berat setelah menduduki negara mereka.

Genosida yang dilakukan rezim apartheid Zionis saat ini merupakan kelanjutan dari perilaku sangat kejam dalam beberapa dekade terakhir.

Palestina adalah tanah merdeka/independen dengan bangsa yang terdiri dari Muslim, Kristen, dan Yahudi, dan memiliki sejarah yang panjang.

Setelah Perang Dunia, para kapitalis jaringan Zionis, dengan bantuan pemerintah Inggris, secara bertahap membawa beberapa ribu teroris ke negeri ini. Mereka menyerbu kota-kota dan desa-desanya. Puluhan ribu orang dibunuh atau diusir ke negara-negara tetangga.

Mereka merampas rumah, pasar, dan lahan pertanian dari tangan penduduk Palestina, dan di tanah Palestina yang dirampas, mereka membentuk pemerintahan yang disebut Israel.

Pendukung terbesar rezim perampas ini, setelah bantuan pertama Inggris, adalah pemerintah AS, yang terus memberikan dukungan politik, ekonomi dan senjata kepada rezim tersebut dan bahkan membuka jalan bagi rezim ini untuk memproduksi senjata nuklir dengan cara yang sembrono dan tidak dapat dimaafkan.

Sejak hari pertama, rezim Zionis menggunakan kebijakan "tangan besi" terhadap rakyat Palestina yang tidak berdaya, dan mengabaikan semua nilai-nilai hati nurani, kemanusiaan dan agama, meningkatkan kekejaman, teror dan penindasan dari hari ke hari.

Pemerintah AS dan sekutunya bahkan tidak merasa sedih atau menyesal melihat terorisme sebuah negara dan penindasan yang berkelanjutan. Bahkan saat ini, beberapa pernyataan pemerintah AS mengenai kejahatan mengerikan di Gaza lebih bersifat munafik daripada kenyataan.

Baca Juga: Eranyacloud Kembangkan Web Application Firewall (WAF) untuk Amankan Aplikasi dan Website

 Sejak hari pertama, rezim Zionis menggunakan kebijakan "tangan besi" terhadap rakyat Palestina yang tidak berdaya, dan mengabaikan semua nilai-nilai hati nurani, kemanusiaan dan agama, meningkatkan kekejaman, teror dan penindasan dari hari ke hari.

Pemerintah AS dan sekutunya bahkan tidak merasa sedih atau menyesal melihat terorisme sebuah negara dan penindasan yang berkelanjutan. Bahkan saat ini, beberapa pernyataan pemerintah AS mengenai kejahatan mengerikan di Gaza lebih bersifat munafik daripada kenyataan.

Selain kalian, mahasiswa dari puluhan universitas di AS, universitas dan orang-orang di negara lain juga ikut bangkit. Pendampingan dan dukungan para dosen universitas kepada kalian para mahasiswa merupakan peristiwa yang penting dan efektif.

Hal ini dapat sedikit melegakan mengingat betapa parahnya tindakan polisi pemerintah dan tekanan yang mereka berikan kepada kalian. Saya juga bersimpati kepada kalian, kaum muda, dan menghormati resistensi kalian.

Pelajaran Al-Quran bagi kita umat Islam dan seluruh umat manusia di dunia adalah berdiri di jalan kebenaran: فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ (Maka, tetaplah beristiqamah (di jalan yang benar), sebagaimana engkau (wahai Muhammad) telah diperintahkan). Dan hikmah Al-Qur'an tentang hubungan antarmanusia adalah: لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ (Kalian tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan).

Dengan mempelajari dan mengikuti perintah-perintah ini dan ratusan perintah serupa, front perlawanan akan maju dan meraih kemenangan, insyaAllah.

Saya menyarankan kalian mengenal Al-Qur'an.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.