Akurat

Resmi! Irlandia, Norwegia, dan Spanyol Mengakui Negara Palestina Merdeka

Sulthony Hasanuddin | 22 Mei 2024, 15:36 WIB
Resmi! Irlandia, Norwegia, dan Spanyol Mengakui Negara Palestina Merdeka

AKURAT.CO Negara Irlandia, Norwegia dan Spanyol akan mengakui negara Palestina yang merdeka pada akhir bulan ini demi perdamaian di Timur Tengah.

"Hari ini Irlandia, Norwegia, dan Spanyol mengumumkan bahwa kami akan mengakui negara Palestina," kata Perdana Menteri Irlandia, Simon Harris dalam konferensi persnya, Rabu (22/5/2024).

Baca Juga: Presiden Joe Biden Bela Israel di Depan Demonstran Pro-Palestina: Apa yang Terjadi di Gaza Bukanlah Genosida

"Menjelang pengumuman hari ini, saya telah berbicara dengan sejumlah pemimpin dan mitra kerja lainnya dan saya yakin negara-negara lain akan bergabung dengan kami dalam mengambil langkah penting ini dalam beberapa minggu mendatang," tambahnya.

Harris mengatakan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan yang kredibel menuju perdamaian dan keamanan bagi Israel, Palestina, dan rakyatnya.

Pengakuan status kenegaraan mempunyai resonasi khusus di Irlandia mengingat sejarahnya, katanya.

Baca Juga: Tok! Pengadilan Kriminal Internasional Ajukan Surat Penangkapan Perdana Menteri Israel dan Pemimpin Hamas

"Menempatkan diri kita di panggung dunia dan diakui oleh pihak lain sebagai pihak yang mempunyai hak untuk berada di sana adalah hal yang paling penting bagi para pendiri negara kita," tutur Harris.

Dia menambahkan bahwa Irlandia dengan tegas mengakui sepenuhnya Israel dan haknya untuk hidup aman dan damai dengan tetangganya.

Harris lantas menyerukan agar semua sandera di Gaza segera dikembalikan.

Menanggapi hal tersebut, Norwegia melalui Perdana Menterinya membenarkan pihaknya akan mengakui Palestina.

"Tidak ada perdamaian di Timur Tengah jika tidak ada pengakuan. Di tengah-tengah perang dengan puluhan ribu orang terbunuh dan terluka (di Gaza), kita harus tetap menghidupkan satu-satunya alternatif yang menawarkan solusi politik bagi kedua negara," ungkap Jonas Gahr Store.

Baca Juga: Menteri Pertahanan Israel Menuntut Kejelasan Pasca Perang Gaza, Perpecahan di Kabinet Netanyahu Semakin Terungkap

"Dua negara (Israel dan Palestina), yang hidup berdampingan, dalam perdamaian dan keamanan," tambah Store.

Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez juga berencana mengumumkan pengakuan negara Palestina merdeka pada hari ini menurut sumber pemerintahan. Namun, juru bicara kementerian menolak untuk berkomentar.

Sebelumnya pada bulan Maret, Sanchez mengatakan bahwa pemerintahannya akan mengambil langkah pertama menuju pengakuan negara Palestina, dan kemudian akan bertindak melalui koordinasi dengan negara lain.

Baca Juga: Amerika Serikat Akui Israel Tidak Akan Bisa Mengalahkan Hamas, Kenapa?

Sanchez bahkan menuduh rekannya dari Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menempatkan solusi dua negara dalam bahaya dengan kebijakannya yang menyakiti dan menghancurkan di Gaza.

Anggota Uni Eropa, Slovenia, dan Malta dalam beberapa pekan terakhir telah mengindikasikan bahwa mereka berencana untuk memberikan pengakuan negara Palestina, dengan alasan bahwa solusi dua negara sangat penting untuk perdamaian abadi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Belum Ada Persiapan Khusus Jelang Olimpiade, Gregoria: Mulai Spesifik Setelah Indonesia Terbuka

Israel segera melaporkan penarikan utusannya ke Irlandian dan Norwegia untuk konsultasi mendesak menanggapi pengumuman tersebut.

"Hari ini, saya mengirimkan pesan tajam ke Irlandia dan Norwegia: Israel tidak akan diam aja," kata Menteri Luar Negeri, Israel Katz dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa ia berencana melakukan hal yang sama dengan duta besar Spanyol.

Sebagai informasi, ketiga negara tersebut akan secara resmi mengakui negara Palestina pada 28 Mei 2024.

Baca Juga: BI Rate Ditahan di 6,25 Persen

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.