Akurat

Amerika Serikat Ternyata Hubungi Iran, Minta untuk Izinkan Israel Balas Serangan Guna 'Selamatkan Muka'

Sulthony Hasanuddin | 19 April 2024, 06:15 WIB
Amerika Serikat Ternyata Hubungi Iran, Minta untuk Izinkan Israel Balas Serangan Guna 'Selamatkan Muka'

AKURAT.CO Dikutip dari The Cradle, seorang pejabat keamanan militer Iran mengungkapkan sebuah hal yang mengejutkan publik.

Tidak disangka, ternyata Amerika Serikat (AS) telah menghubungi Iran demi meminta negara tersebut untuk mengizinkan Israel melakukan apa yang dikatakannya sebagai “serangan simbolis untuk menyelamatkan muka".

Serangan Israel  menyusul serangan balasan Iran melalui drone dan rudal pada akhir pekan lalu.

Baca Juga: Prabowo Minta Pendukungnya Tidak Lakukan Aksi di Depan MK: Demi Jaga Kesejukan Demokrasi

“Iran telah menerima pesan dari para mediator untuk membiarkan rezim melakukan serangan simbolis untuk menyelamatkan muka dan meminta Iran untuk tidak membalas,” sumber yang tidak mau disebutkan namanya itu mengungkapkan, dikutip Jumat (19/4/2024).

Dia menambahkan bahwa Iran langsung menolak proposal tersebut.

Iran lantas menegaskan kembali akan peringatan bahwa setiap serangan Israel di tanah Iran bakal ditanggapi dengan tegas dan segera.

Baca Juga: VIRAL! Seorang Wanita di Brazil Tega Bawa Mayat Pamannya ke Bank untuk Tanda Tangan Pinjaman

Balasan tersebut disampaikan langsung kepada utusan Swiss di Iran oleh pejabat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan bukan kementerian luar negeri.

Menurut sumber The Cradle, keputusan IRGC untuk membalas secara langsung dimaksudkan untuk mengirimkan peringatan keras kepada AS.

“Iran berhasil mempermalukan seluruh jaringan radar terintegrasi dan sistem anti-rudal milik AS dan rezim Israel. AS bahkan mengaktifkan satelitnya yang diparkir di wilayah tersebut untuk melakukan perlindungan maksimal dan gagal total,” tambah pejabat militer Iran.

Baca Juga: Mengenal Sosok Daud Kim, Mualaf Korea yang Viral Usai Buka Donasi untuk Bangun Masjid

Pengungkapan ini terjadi ketika para pejabat pertahanan AS mengatakan kepada media barat bahwa mereka mengharapkan tanggapan terbatas dari Israel terhadap Iran, yang dilaporkan akan fokus pada sasaran di luar wilayah Iran.

Baca Juga: F-PDR Sebut Presiden Jokowi Pengkhianat Demokrasi

Namun demikian, para pejabat AS menekankan bahwa Israel belum memberi pengarahan kepada Pentagon mengenai keputusan akhir karena diskusi dalam kabinet perang Israel yang terpecah terus berlanjut.

“AS tidak bermaksud mengambil bagian dalam respons militer,” mereka menegaskan. Namun, mereka mengharapkan Israel untuk memberi tahu sekutunya tentang rencana tanggapannya terlebih dahulu. 

Baca Juga: Cara Menghapus Akun Getcontact Secara Sementara dan Permanen

Israel secara terbuka berjanji untuk menanggapi operasi Iran akhir pekan ini, yang melibatkan peluncuran ratusan drone, rudal balistik dan rudal jelajah oleh Iran sebagai pembalasan atas pemboman Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus.

“Peluncuran begitu banyak rudal, rudal jelajah, dan drone ke wilayah Israel akan ditanggapi dengan baik,” kata kepala staf militer Israel, Letjen Herzi Halevi, pada akhir pekan lalu.

Baca Juga: Buntut Dugaan Asusila ke Anak Buah, DKPP Didesak Pecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari 

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Ali Bagheri Kani mengatakan kepada TV pemerintah pada Senin malam bahwa tanggapan pihaknya terhadap setiap pembalasan Israel akan terjadi dalam hitungan detik, karena mereka tidak akan menunggu 12 hari lagi untuk merespons.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.