Akurat

VIRAL Kronologi Ambruknya Jembatan Baltimore Sepanjang 3 KM di Amerika Serikat yang Dibuka Sejak 1977

Sulthony Hasanuddin | 27 Maret 2024, 02:41 WIB
VIRAL Kronologi Ambruknya Jembatan Baltimore Sepanjang 3 KM di Amerika Serikat yang Dibuka Sejak 1977

 

AKURAT.CO Bagaimana kronologi ambruknya Jembatan Baltimore atau Jembatan Francis Scott Key atau di negara bagian Maryland, Amerika Serikat pada Selasa (26/3/2024) dini hari waktu setempat?

Kronologi ambruknya Jembatan Baltimore sepanjang 2,57 km yang dibangun dari baja dan dibuka pada tahun 1977 lantas menjadi perhatian.

Kronologi ambruknya Jembatan Baltimore juga dikatakan sebagai peristiwa korban massal dan kecelakaan yang mengerikan oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Baca Juga: Profil Thom Haye, Trending Usai Tampil Menawan Dalam Laga Debut Melawan Vietnam

Jembatan Baltimore sendiri memiliki empat jalur yang merupakan bagian dari Interstate 695 dan berfungsi sebagai rute utama di sepanjang jalan lingkar yang mengelilingi kota di AS, negara bagian Maryland.

Lokasi itu adalah salah satu dari tiga cara untuk menyeberangi Pelabuhan Baltimore dan menangani 31.000 mobil per hari atau 11,3 juta kendaraan per tahun.

Kronologi Ambruknya Jembatan Baltimore

Baca Juga: Kalah 0-3 Dari Indonesia di Kandang, Pelatih Vietnam Philippe Troussier Dipecat!

Pada pukul 01.27 dini hari waktu setempat, sebuah kapal kontainer bernama Dali sedang berlayar menyusuri Sungai Patapsco ketika menabrak tiang Jembatan Baltimore.

Sementara panggilan ke 911 masuk sekitar pukul 01.30 pagi, melaporkan sebuah kapal yang berangkat dari Baltimore menabrak kolom di jembatan, menyebabkan jembatan itu runtuh, kata Kevin Cartwright, direktur komunikasi pemadam kebakaran Baltimore.

Kapal tersebut melaporkan adanya masalah listrik sebelum terjadi tabrakan, yang memungkinkan para pejabat menghentikan lalu lintas di jembatan sebelum runtuh.

"Dengan mampu menghentikan mobil yang melewati jembatan, orang-orang ini adalah pahlawan. Mereka menyelamatkan nyawa tadi malam," kata Gubernur Maryland, Wes Moore dalam sebuah pengarahan, dikutip Rabu (27/3/2024).

Jembatan itu sudah sesuai kode dan tidak ada masalah struktural yang diketahui, kata Moore.

Baca Juga: 400 Personel Kepolisian Bakal Amankan Perkara PHPU Presiden di MK

Terdapat laporan bahwa ada pekerja di jembatan yang sedang melakukan pemeliharaan dasar jalan ketika tabrakan terjadi.

Sebagai informasi, suhu di Sungai Patapsco sekitar 8 derajat celcius pada Selasa dini hari ketika kecelakaan terjadi.

Korban Jiwa Kecelakaan

Dikutip dari Reuters, seorang kru konstruksi sedang memperbaiki lubang di jembatan dan delapan orang terjatuh hingga 56 meter ke Sungai Patapsco.

Dua orang berhasil diselamatkan, satu tidak terluka dan satu lagi luka parah. Enam orang masih hilang.

Pihak berwenang menyelamatkan nyawa dengan menghentikan kendaraan menggunakan jembatan tersebut setelah menerima seruan mayday, kata gubernur Maryland.

Kapal juga menurunkan jangkarnya untuk menghindari tabrakan.

Baca Juga: Sinopsis Film Ronggeng Kematian, Kisah Horor Indonesia Terbaru Tentang Balas Dendam Seorang Penari

Identitas Kapal yang Menabrak Jembatan Baltimore

Matthew West, seorang perwira kecil kelas satu penjaga pantai di Baltimore, mengatakan bahwa Dali, kapal kargo berbendera Singapura sepanjang 290 meter menabrak jembatan.

Dali diketahui meninggalkan Baltimore dalam perjalanan ke Kolombo, Sri Lanka.

Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura (MPA) membenarkan bahwa kapal tersebut terdaftar di Singapura dan mengatakan lembaga tersebut berkoordinasi dengan Penjaga Pantai AS dan perusahaan pengelola kapal untuk membantu.

Pihaknya juga mengatakan akan menyelidiki insiden itu sendiri.

Ada 22 awak kapal pada saat kejadian, kata Singapura.

Baca Juga: Menjadi Kegiatan Menghias Paling Dinanti, Ternyata Ini Arti Telur dalam Peringatan Hari Paskah!

Perusahaan pelayaran Maersk mengatakan telah menyewa kapal kontainer di Baltimore, dengan operator bernama Synergy Marine Group.

Maersk membenarkan ada 22 awak kapal, dan mengatakan mereka semua orang India dengan tak satu pun dari mereka adalah kru atau personel Maersk.

Ia menambahkan bahwa ada 4.679 kontainer di dalamnya, kira-kira setengah dari kapasitasnya yang mencapai 10.000.

“Kami merasa ngeri dengan apa yang terjadi di Baltimore, dan kami turut berduka cita bagi mereka yang terkena dampaknya,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Dali telah meninggalkan Baltimore pada pukul 01.00 dini hari dan menuju ibu kota Sri Lanka, Kolombo, menurut platform data maritim MarineTraffic.

Baca Juga: Timnas Indonesia Main Rileks, Shin Tae-yong Puas Rekor Buruk 20 Tahun Terpecahkan

Synergy Marine Group, pengelola Dali membenarkan, kapal tersebut bertabrakan dengan salah satu pilar jembatan.

Dikatakan bahwa seluruh awak pesawat, termasuk dua pilot, telah diperiksa dan tidak ada laporan adanya korban luka.

“Meskipun penyebab pasti insiden tersebut belum ditentukan, Dali kini telah mengerahkan layanan respons insiden individu yang memenuhi syarat,” katanya.

Diketahui, kapal yang sama juga terlibat dalam tabrakan pada tahun 2016 di Antwerp, Belgia, menurut Vessel Finder dan arsip insiden maritim Shipwrecklog.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.