HEBOH Kabar Kematian Raja Inggris Charles III Karena Sakit Kanker, Ternyata Begini Faktanya

AKURAT.CO Tersebar berita palsu/hoaks soal Raja Charles III yang telah meninggal pada Senin sore kemarin dengan tidak ada seorang pun yang memeriksa bagaimana detailnya.
Dikutip dari TheGuardian, kisah keluarga kerajaan Inggris ini akhirnya menjadi sebuah berita disinformasi yang viral di Rusia.
Rumor ini menjadi viral ketika dibagikan di saluran Telegram yang digunakan oleh Vedomosti, yang dulunya merupakan surat kabar bisnis paling dihormati di Rusia.
Baca Juga: Kiky Saputri Nangis Kejer Keguguran, Ketahui Apa Itu Kista dan Apakah Bisa Sembuh?
Di situs tersebut terdapat foto Raja Charles dengan seragam militer seremonial dan keterangan singkat "Raja Inggris Charles III telah meninggal dunia."
Berita itu tersebar di berbagai saluran internet Rusia, termasuk Readovka, saluran Telegram pro-Kremlin yang memiliki lebih dari 2,35 juta pelanggan.
Tak ada pengumuman dari BBC atau pernyataan publik dari Istana Buckingham. Namun, Readovka memiliki sebuah dokumen yang tidak diketahui asal-usulnya, yang diunggah di samping foto sang raja.
"Pengumuman berikut ini dibuat oleh komunikasi kerajaan. Raja meninggal dunia secara tak terduga kemarin sore," tulisnya, dikutip Selasa (19/3/2024). Dokumen itu bertanggal 18 Maret 2024.
File tersebut, yang pembuatnya tidak diketahui, sangat mirip dengan pengumuman istana tentang kematian mendiang ratu yang berbunyi "Ratu meninggal dengan tenang di Balmoral sore ini."
Versi lain yang beredar adalah sebuah surat turun tahta, yang menyebutkan bahwa penerus Charles adalah King Bob, Minion kuning.
Berita tersebut telah sampai ke Ukraina pada saat ini, disiarkan ulang oleh stasiun televisi terkemuka dan telah menyebar hingga ke Tajikistan, di mana Asia-Plus, media independen terbesar di sana, telah melakukan liputan.
Namun, ada kekhawatiran yang berkembang pada saat itu bahwa hal itu mungkin tidak benar. Situs web Rusia Gazeta.ru awalnya menulis di Twitter bahwa "Raja Charles III dari Inggris telah meninggal. Ini dilaporkan oleh Istana Buckingham. Sang raja berusia 75 tahun. Dia baru-baru ini didiagnosis menderita kanker."
Baca Juga: Musisi Ade Paloh Meninggal Dunia, Sempat Jadi Caleg DPRD Pemilu 2024
Namun kemudian diedit untuk menambahkan "Pada saat yang sama, tidak ada yang ditulis tentang hal ini di media resmi Inggris. Kemungkinan besar, informasi itu palsu."
Salah satu editor media ternama Rusia juga menerbitkan artikel tersebut dan menulis "Saya tidak tahu apakah itu benar atau tidak." Kemudian, ia menyarankan, situs web Istana Buckingham mungkin telah "diretas".
Baca Juga: Berita Duka, Ade Paloh Vokalis Band Sore Meninggal Dunia
Saat itu, meme-meme sudah mulai bermunculan. Salah satu saluran pro-Kremlin menerbitkan foto kepala Raja Charles III yang di-photoshop ke dalam foto terbaru Princess of Wales yang ditolak oleh beberapa media.
"Fakta foto: Istana Buckingham telah mendistribusikan foto terbaru Raja Charles III untuk menepis rumor tentang kematiannya," tulis saluran tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









