Tentara AS yang Bakar Diri Sendiri Jadi Nama Jalan di Palestina

AKURAT.CO Nama Aaron Bushnell diabadikan menjadi sebuah jalan di kota Jericho, Palestina. Ia merupakan Anggota Angkatan Udara AS yang membakar dirinya di luar Kedutaan Israel di Washington DC untuk memrotes perang di Gaza.
Walikota Jericho, Abdul Karim Sidr mengatakan, tentara AS berusia 25 tahun itu meninggal pada tanggal 25 Februari dengan mengorbankan segalanya untuk warga Palestina. Maka dari itu, diresmikan jalan atas nama Aaron Bushnell pada hari Minggu (10/3/2024).
“Kami tidak mengenalnya, dan dia tidak mengenal kami. Tidak ada ikatan sosial, ekonomi atau politik di antara kami. Apa yang kami bagikan adalah kecintaan terhadap kebebasan dan keinginan untuk melawan serangan-serangan ini [di Gaza],” kata walikota tersebut kepada kerumunan kecil yang berkumpul di Jalan Aaron Bushnell yang baru.
Baca Juga: Begini Unggahan Aaron Bushnell di Facebook, Ungkap Pesan Terakhir Sebelum Bakar Diri di Depan Kedubes Israel
Sebelumnya, Aaron Bushnell menyiarkan aksi membakar dirinya di paltform media sosial Twitch. Ia menyatakan bahwa dia tidak lagi terlibat dalam genosida dan menyerukan "Free Palestine" saat dia menyalakan api. Dalam siaran tersebut, pihak penegak hukum bergegas memadamkan api, namun dia meninggal di rumah sakit beberapa jam kemudian.
Menurut kementerian kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas, serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 31.000 orang, sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.
Perang tersebut dipicu oleh serangan lintas batas pada tanggal 7 Oktober ketika Hamas membunuh sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menculik 250 orang.
Tindakan ekstrem Aaron Bushnell dipandang sebagai aksi solidaritas yang paling kuat.
“Dia [Bushnell] mengorbankan hal yang paling berharga, apa pun keyakinan Anda. Pria ini memberikan semua hak istimewanya untuk anak-anak Gaza," kata Amani Rayan seorang anggota dewan kota Jericho yang besar di Gaza dan pindah ke Tepi Barat untuk belajar pada usia 19 tahun.
Sedangkan kritikus AS memberi peringatan bahwa aksi bakar diri yang dilakukan Aaron Bushnell merupakan bentuk putus asa dari seorang yang menderita peyakit mental. Sehingga aksi tersebut bukan termasuk dalam protes politik.
Menanggapi pernyataan kritikus AS, Rayan menjelaskan bahwa alasan Aaron Bashnell melakukan aksi ekstrem tersebut untuk menyuarakan "bebaskan Palestina."
“Dia adalah seorang prajurit yang dengan napas terakhirnya, meski kesakitan, meneriakkan ‘bebaskan Palestina.’ Ini berarti dia sudah sangat jelas tentang alasan dia melakukan hal itu,” kata Rayan.
Rayan membandingkan orang Amerika itu dengan penjual buah asal Tunisia, Mohamed Bouazizi, yang satu tahun lebih tua dari Aaron Bushnell ketika dia bunuh diri dengan cara yang sama pada tahun 2010. Aksi bakar diri yang dilakukannya memicu revolusi di Timur Tengah dan banyak negara di AS, termasuk di Timur Tengah, hingga presiden Barack Obama memberikan penghormatan kepadanya.
“Bushnell ingin menyalakan semangat yang kuat, untuk menghidupkan kembali perjuangan kita,” kata Rayan.
Pada saat kematiannya, Aaron Bushnell diperkirakan berencana untuk kembali ke kehidupan sipil pada bulan Mei. Namun dia juga memertimbangkan untuk meninggalkan angkatan udara lebih awal dalam “mengambil sikap” terhadap apa yang dia lihat sebagai kekerasan yang disokong negara, terutama dukungan AS terhadap Israel di Gaza.
Kota Jericho menamai jalan tersebut hanya dua minggu setelah kematian Aaron Bushnell.
“Kami mengambil keputusan cepat sehingga kami akan menjadi yang pertama,” kata Sidr.
“Nama-nama ini akan memusatkan perhatian baik penduduk lokal maupun pengunjung,” kata Sidr, sambil menambahkan bahwa mereka mengikuti preseden setelah kematian aktivis Rachel Corrie.
Sebuah jalan di Ramallah diberi nama untuk orang Amerika tersebut setelah Corrie tertimpa hingga tewas oleh buldoser pada tahun 2003 ketika mencoba mencegah tentara Israel menghancurkan rumah-rumah di Gaza.
Jericho adalah kota bersejarah yang sering dianggap sebagai pintu gerbang menuju Palestina. Pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) saat itu, Yasser Arafat, muncul di balkon balai kota ketika dia kembali dari pengasingan selama beberapa dekade setelah perjanjian Oslo.
Salah satu situs tertua yang terus dihuni di Bumi, situs arkeologi Tell es-Sultan tahun lalu terdaftar sebagai situs warisan dunia UNESCO. Ini mencakup sisa-sisa 29 kota berlapis, termasuk menara batu yang berusia 10.000 tahun.
Aaron Bushnell Street berada di selatan kota di kawasan vila dan taman yang populer, tempat orang-orang pergi menunggang kuda dan naik kereta. Ini bercabang dari Jalan Mahmoud Darwish, dinamai menurut nama penyair nasional tidak resmi Palestina.
“Di sini Aaron Bushnell dan Mahmoud Darwish bertemu. Keduanya adalah nama yang kuat dalam sejarah Palestina,” kata Rayan.
Baca Juga: Begini Unggahan Aaron Bushnell di Facebook, Ungkap Pesan Terakhir Sebelum Bakar Diri di Depan Kedubes Israel
Seperti banyak orang di Jericho, dia berharap keluarga Bushnell akan berkunjung.
“Kami ingin berterima kasih kepada mereka karena telah membesarkannya dan memberinya sikap moral seperti itu,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









