Update Terkini, Amerika Serikat Serang Dua Rudal Anti Kapal Houthi di Yaman

AKURAT.CO Militer Amerika Serikat melakukan lebih banyak serangan di Yaman dengan menghancurkan dua rudal anti-kapal Houthi yang diarahkan ke Laut Merah pada hari ini, Rabu (24/1/2024).
Serangan Amerika Serikat, yang terjadi sekitar pukul 02.30 dini hari waktu setempat menjadi yang terbaru untuk Houthi yang didukung Iran atas penargetan pelayaran di Laut Merah.
"Pasukan Amerika Serikat mengidentifikasi rudal-rudal tersebut di wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman dan menetapkan bahwa rudal-rudal tersebut merupakan ancaman yang akan segera terjadi terhadap banyak kapal dagang dan Angkatan Laut AS di wilayah tersebut," ujar Komando Pusat Militer AS dalam sebuah pernyataan.
"Pasukan AS kemudian menyerang dan menghancurkan rudal-rudal tersebut untuk membela diri," tambahanya.
Sejak 11 Januari, Amerika Serikat mulai menyerang situs militer Houthi di Yaman, pihak tersebut mengatakan bahwa mereka telah menghancurkan atau merusak lebih dari 25 fasilitas peluncuran dan penyebaran rudal.
Militer AS juga mengatakan bahwa mereka telah menyerang drone, radar pantai dan kemampuan pengawasan udara Houthi serta area penyimpanan senjata.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cedera, Al-Nassr Tunda Laga Persahabatan Berakhir Di Demo Fans
Strategi Biden yang muncul di Yaman bertujuan untuk melemahkan militan Houthi, namun tidak sampai pada upaya untuk mengalahkan kelompok tersebut atau secara langsung menghadapi Iran, sponsor utama Houthi, kata para ahli.
Strategi yang dilakukan merupakan perpaduan antara serangan militer terbatas dan sanksi yang tampaknya bertujuan untuk menghukum Houthi sambil berusaha membatasi bahaya konflik Timur Tengah yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









