Rishi Sunak Pecat Menteri Dalam Negeri Yang Mengkritik Polisi Atas Pawai Pro-Palestina

AKURAT.CO Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, memecat menteri dalam negerinya Suella Braverman pada hari ini (Senin, 13/11/2023), setelah sebelumnya Braverman mengkritik penanganan polisi terhadap pawai pro-Palestina.
Sunak bergerak bersama para anggota parlemen oposisi dan anggota Partai Konservatif untuk mengeluarkan Braverman. Memintanya meninggalkan pemerintahan yang selama ini dijalaninya.
Dikutip dari Reuters, Menteri Luar Negeri, James Cleverly, diketahui akan menggantikan posisi Braverman.
Sebelumnya, pada Minggu lalu, Braverman menentang Sunak dengan menerbitkan sebuah artikel yang menuduh polisi menerapkan standar ganda dalam menangani protes Palestina pada hari Sabtu.
Baca Juga: Para Ilmuwan Di Inggris Temukan Penyebab Infeksi Saluran Kemih, Apa Saja?
Kemudian lebih dari 140 orang ditangkap, setelah pengunjuk rasa sayap kanan bentrok dengan polisi yang berusaha menjauhkan mereka dari 300.000 demonstran pro-Palestina.
Sunak diperkirakan akan melakukan sejumlah perubahan yang lebih luas dalam kabinetnya, dengan membawa sekutu dan mencopot beberapa menteri yang, menurut kantornya di Downing Street, tidak bekerja sebaik yang ia inginkan di departemen mereka.
Baca Juga: 5 Suporter Sepak Bola Ini Beri Dukungan Ke Palestina, Dari Liga Indonesia Hingga Inggris
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 2Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 3Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






