Akurat

5 Hal Yang Perlu Diketahui Dari Perang Israel Dan Hamas Palestina

Sulthony Hasanuddin | 9 Oktober 2023, 17:01 WIB
5 Hal Yang Perlu Diketahui Dari Perang Israel Dan Hamas Palestina

AKURAT.CO Militer Israel pada hari ini Senin (9/10/2023) mengatakan bahwa mereka telah menyerang ratusan target Hamas dan Jihad Islam di Jalur Gaza dalam semalam.

Tidak hanya itu, mereka juga mengatakan telah mengirimkan empat divisi tempur ke selatan untuk terus bertempur melawan militan Islamis. Jumlah korban tewas akibat pertempuran tersebut mencapai 1.100 orang.

Dilansir dari Reuters, berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui dari perang Israel dan Hamas Palestina.

Baca Juga: Serangan Hamas Bukti Kegagalan Israel

1. Israel Targetkan Gaza

Pertempuran antara pasukan Israel dan kelompok Islamis Hamas sedang berlangsung di tujuh atau delapan lokasi dekat Gaza, dua hari setelah kelompok bersenjata Hamas menewaskan 700 warga Israel dan menculik puluhan lainnya.

Dengan serangan Hamas menjadi serangan paling mematikan ke dalam wilayah Israel sejak serangan Mesir dan Suriah pada perang Yom Kippur 50 tahun yang lalu. Para pejuang Hamas juga terus menyeberang ke Israel dari Gaza, kata militer Israel.

Diketahui, Jet-jet tempur, helikopter dan artileri Israel menghantam lebih dari 500 target Hamas dan Jihad Islam di Gaza dalam semalam. Dengan Israel yang telah mengerahkan sekitar 100.000 tentara, kata juru bicara militer Letnan Kolonel Jonathan Conricus.

2. Jumlah Korban Jiwa yang Terus Meningkat

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan lebih dari 400 orang termasuk sejumlah anak-anak telah tewas dalam serangan sejak Sabtu (7/10/2023), yang juga menghantam blok-blok perumahan dan sebuah masjid.

Korban jiwa juga berasal dari negara lain, beberapa warga Amerika Serikat (AS) tewas oleh para penyerang Hamas, demikian konfirmasi juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.

Sementara, Thailand mengatakan 12 warga negaranya telah terbunuh dan 11 orang diculik. Juga Hongaria yang mengevakuasi 215 orang dari Israel melalui udara dalam semalam

3. Bergejolaknya Pasar Global

Harga minyak naik lebih dari 3 dollar AS per barel di perdagangan Asia pada hari ini karena kekerasan memperdalam ketidakpastian politik di seluruh Timur Tengah dan meningkatkan kekhawatiran tentang pasokan dari Iran.

Beberapa maskapai penerbangan internasional telah menangguhkan layanan penerbangan dengan Tel Aviv sehubungan dengan serangan Hamas, dan mengatakan bahwa mereka menunggu kondisi membaik sebelum melanjutkan penerbangan.

Baca Juga: Sebelum Luncurkan Serangan Ke Israel, Ternyata Hamas Lakukan Deretan Hal Ini

4. Perencanaan Hamas

Hamas melakukan kampanye tipu daya yang cermat untuk melancarkan serangannya yang mengejutkan, demikian menurut laporan dari sumber-sumber Hamas dan Israel.

5. Bantuan dari Amerika Serikat

Presiden AS Joe Biden berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu untuk hari kedua berturut-turut pada hari Minggu (8/10/2023) kemarin, menawarkan dukungan penuh saya untuk rakyat Israel dalam menghadapi serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mengerikan oleh teroris Hamas.

Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin mengatakan bahwa AS akan mengirimkan beberapa kapal militer dan pesawat terbang lebih dekat ke Israel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.