7 Raja Terlama Yang Pernah Berkuasa Di Dunia

AKURAT.CO Sejarah manusia telah mencatat perjalanan penguasa-penguasa besar yang memerintah dengan tangan besi dan menandai jejak-jejak bersejarah dalam buku waktu zaman.
Dari zaman kuno Mesir hingga era modern, ada sejumlah penguasa yang mencapai masa pemerintahan yang begitu lama sehingga mereka menjadi legenda dalam hal kekuasaan dan pengaruh yang mereka miliki.
Baca Juga: OSO Sang Raja Rimba Sambangi Markas Banteng
Raja Terlama di Dunia
Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (3/10/2023), berikut 8 raja tertua yang pernah memimpin daerahnya.
1. Pharaoh Pepi II (2278-2184)
Pharaoh Pepi II adalah salah satu raja paling lama yang pernah memerintah Mesir Kuno. Ia naik takhta pada usia enam tahun dan memerintah selama 94 tahun. Selama pemerintahannya, Mesir mengalami stabilitas dan kemakmuran, dan ia dikenal sebagai raja dengan masa pemerintahan terpanjang dalam sejarah Mesir Kuno.
2. Raja Louis XIV dari Prancis (1643-1715)
Raja Louis XIV, yang sering disebut sebagai "Raja Matahari" (le Roi-Soleil), adalah salah satu penguasa Prancis yang paling terkenal dan berkuasa selama lebih dari tujuh dekade. Masa pemerintahannya, yang berlangsung dari tahun 1643 hingga 1715, adalah salah satu periode paling berpengaruh dalam sejarah Prancis dan Eropa.
Pemerintahan Louis XIV dikenal dengan istilah "absolutisme," yang berarti bahwa ia memegang kendali penuh atas negara Prancis. Ia merumuskan moto "L'État, c'est moi" (Negara, itu adalah aku), yang mencerminkan keyakinannya bahwa raja adalah negara dan memiliki kekuasaan mutlak. Selama pemerintahannya, ia berusaha untuk mengkonsolidasikan kekuasaannya dan melemahkan kekuatan aristokrasi dan parlemen.
3. Elizabeth II
Elizabeth II adalah salah satu ratu terakhir yang meninggal dan memerintah Britania Raya dari tahun 1952 hingga 2022. Ia lahir pada tanggal 21 April 1926, merupakan putri dari Elizabeth Bowes-Lyon dan Pangeran Albert.
Yang menarik, Elizabeth belum sepenuhnya memiliki hak atas takhta sampai pamannya turun tahta, menyebabkan ayahnya menjadi raja dan Elizabeth sebagai pewaris takhta. Ketika ayah Elizabeth meninggal pada tahun 1952, ia dinobatkan sebagai Ratu yang baru.
Masa pemerintahan Elizabeth ditandai oleh upayanya untuk memodernisasi monarki dan menciptakan keluarga kerajaan yang lebih relevan dalam budaya populer. Elizabeth memerintah selama total 70 tahun dan meninggal pada usia 96 tahun, menjadikannya salah satu ratu terlama dalam sejarah, meskipun usianya yang sudah lanjut.
4. Emperor Kangxi Dinasti King (1661-1722)
Emperor Kangxi, juga dikenal sebagai Kaisar Kangxi, adalah salah satu penguasa terbesar dalam sejarah Tiongkok yang memerintah selama Dinasti Qing. Ia memerintah dari tahun 1661 hingga 1722, menjadikannya salah satu penguasa terpanjang dalam sejarah Tiongkok. Di bawah pemerintahannya, Tiongkok mengalami stabilitas politik dan kemajuan ekonomi yang besar.
Kangxi naik takhta pada usia delapan tahun setelah kematian ayahnya, Kaisar Shunzhi. Masa kecilnya ditandai oleh pengaruh istana dan wali-walinya, tetapi ia mulai mengambil kendali penuh pada usia 14 tahun ketika ia dinyatakan dewasa.
5. Ramses II
Ramses II, yang juga dikenal sebagai Ramses yang Agung atau Ramses II, adalah salah satu raja paling terkenal dalam sejarah Mesir Kuno. Ia memerintah selama masa Dinasti ke-19 dari Kerajaan Baru Mesir, yang berlangsung sekitar 66 tahun, dari sekitar tahun 1279 SM hingga 1213 SM.
Ramses II lahir sekitar tahun 1303 SM, dan diangkat menjadi raja pada usia muda, sekitar 25 tahun. Ia merupakan cucu dari Ramses I dan putra dari Seti I. Namanya sendiri, Ramses, berasal dari bahasa Mesir "Ra-mses" yang berarti "Ra adalah yang menyelamatkan."
6. Emperor Franz Joseph I dari Austria
Emperor Franz Joseph I dari Austria, yang berkuasa dari tahun 1848 hingga 1916, adalah salah satu penguasa terpenting dalam sejarah Austria-Hongaria. Ia adalah anggota dari Wangsa Habsburg, dan masa pemerintahannya yang panjang mencakup periode-periode penting dalam sejarah Eropa
Franz Joseph I menjadi kaisar Austria pada usia yang sangat muda, yaitu pada usia 18 tahun, setelah kematian pamannya, Kaisar Ferdinand I. Pemerintahannya dimulai pada tahun 1848, yang merupakan tahun yang penuh gejolak di Eropa karena revolusi dan pergerakan nasionalisme.
7. Emperor Qianlong dari Dinasti Qing
Emperor Qianlong, juga dikenal sebagai Kaisar Qianlong, adalah salah satu penguasa terkenal dalam sejarah Dinasti Qing Tiongkok. Ia memerintah dari tahun 1735 hingga 1796, menjadikannya salah satu penguasa terpanjang dalam sejarah Tiongkok.
Di bawah pemerintahannya, Dinasti Qing mencapai puncaknya dalam hal kekayaan, ukuran wilayah, dan pengaruh.
Emperor Qianlong naik takhta setelah kematian ayahnya, Kaisar Yongzheng. Ia menjadi kaisar pada usia 24 tahun. Kaisar Qianlong adalah cucu dari Kaisar Kangxi, yang merupakan salah satu penguasa terkenal sebelumnya dalam Dinasti Qing.[] (Ami Fatimatuz Zahro)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










