Khawatir Virus Nipah Meluas, UEA Larang Impor Sayuran dan Buah-buahan dari India

AKURAT.CO, Uni Emirat Arab (UEA) melarang impor sayuran segar dan buah-buahan dari negara bagian Kerala di India selatan. Dimana sekitar 13 orang tewas karena wabah virus Nipah yang merusak otak.
Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA juga memberi tahu otoritas lokal lainnya, termasuk Otoritas Pengawasan Makanan Abu Dhabi dan kotamadya dari emiratnya, untuk mencegah masuknya produk segar dari Kerala, India.
Kementerian menduga bahwa kelelawar pemakan buah adalah sumber dari virus Nipah. UAE melarang produk segar, termasuk mangga, kurma dan pisang serta buah-buahan yang disukai oleh kelelawar.
Seperti yang diberitakan Arab News (30/5), hingga saat ini para pejabat kesehatan di India belum dapat menelusuri asal-usul darimana wabah Nipah tersebut, sekitar 116 kasus dicurigai untuk diuji dalam beberapa pekan terakhir, 15 kasus telah dikonfirmasi dengan penyakit mematikan dan 13 kasus berasal dari orang-orang yang sudah meninggal akibat virus tersebut, dengan dua pasien masih menjalani perawatan.
"Hingga saat ini belum ada vaksin untuk virus tersebut, virus tersebut menyebar melalui cairan tubuh dan dapat menyebabkan ensefalitis, atau peradangan otak," ujar WHO (Organisasi kesehatan Dunia).
Pekan lalu, konsulat UEA di Kerala menyarankan agar wisatawan untuk mengambil tindakan pencegahan dan mengikuti instruksi keselamatan yang dikeluarkan oleh otoritas India.
Menurut laporan dari Kementerian UEA, mereja juga melarang impor hewan hidup dari Afrika Selatan, berdasarkan pemberitahuan dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) tentang penyakit Demam Lembah Rift yang melanda hewan-hewan ternak.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 6Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Man Utd vs Brighton 17 September 2026: The Seagulls Bisa Menang di Old Trafford?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag




