Doa saat Liburan di Hari Minggu, agar Dilindungi dari Kejahatan

AKURAT.CO Hari Minggu sering menjadi momen yang dinanti banyak orang untuk berlibur. Setelah menjalani rutinitas padat selama enam hari penuh, hari libur menjadi kesempatan untuk melepaskan penat bersama keluarga, sahabat, maupun secara pribadi.
Namun, liburan yang seharusnya membawa kebahagiaan tidak jarang ternodai dengan perasaan waswas karena meningkatnya risiko kejahatan, mulai dari pencurian, penipuan, hingga tindak kekerasan di jalan.
Sebagai seorang muslim, doa merupakan salah satu benteng terkuat yang bisa dipanjatkan agar perjalanan liburan tetap dalam lindungan Allah SWT.
Doa bukan hanya ikhtiar spiritual, melainkan juga pengingat bahwa setiap langkah kita perlu disertai kesadaran akan keterbatasan manusia dan kebutuhan pada perlindungan Sang Pencipta.
Baca Juga: Doa Dijauhkan dari Tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dalam Kerjaan
Nabi Muhammad SAW mengajarkan berbagai doa perlindungan yang dapat diamalkan kapan pun dan di mana pun, termasuk saat hendak bepergian liburan.
Salah satunya adalah doa yang bersumber dari hadits riwayat Abu Dawud, di mana Rasulullah SAW memohon penjagaan dari segala bentuk bahaya.
Doa yang bisa dibaca saat liburan di hari Minggu, agar dijauhkan dari kejahatan, adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نَضِلَّ أَوْ نُضَلَّ، أَوْ نَزِلَّ أَوْ نُزَلَّ، أَوْ نَظْلِمَ أَوْ نُظْلَمَ، أَوْ نَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيْنَا
Artinya: “Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, berbuat zalim atau dizalimi, dan dari berbuat bodoh atau dibodohi.” (HR. Abu Dawud)
Doa ini sangat relevan untuk dibaca ketika hendak melakukan perjalanan liburan, baik di dalam kota maupun ke luar kota. Kejahatan sering kali datang tanpa disangka, dan melalui doa ini, seorang hamba memohon agar dirinya tidak hanya dilindungi dari orang jahat, tetapi juga tidak menjadi bagian dari kejahatan yang merugikan orang lain.
Selain doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan membaca ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) dan doa safar ketika hendak bepergian jauh.
Dengan demikian, perjalanan yang diniatkan sebagai bentuk rekreasi sekaligus penyegaran jiwa tetap berada dalam naungan keberkahan Allah SWT.
Baca Juga: Doa untuk Keamanan Rumah dari Gangguan Jin dan Orang Jahat
Liburan pada akhirnya bukan hanya soal hiburan dan kesenangan, tetapi juga waktu untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa syukur. Doa menjadi sarana agar aktivitas ini tetap aman, tenteram, dan jauh dari marabahaya.
Semoga setiap liburan yang dijalani selalu berada dalam penjagaan Allah, menjadikan hati lebih tenang, dan pulang membawa kebahagiaan.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








