Doa Safar, Dibaca saat Perjalanan Menuju Tempat Wisata di Hari Libur

AKURAT.CO Hari libur sering dimanfaatkan untuk melakukan perjalanan wisata. Banyak keluarga memilih mengisi waktu luang dengan berkunjung ke tempat-tempat yang menyenangkan, baik di dalam kota maupun ke daerah yang lebih jauh.
Namun, setiap perjalanan selalu mengandung risiko, mulai dari kecelakaan, kesesatan jalan, hingga gangguan yang tidak terduga. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memulai setiap perjalanan dengan doa, agar langkahnya berada dalam penjagaan Allah SWT.
Doa safar yang diajarkan Rasulullah SAW menjadi bekal penting saat hendak bepergian, termasuk ketika berlibur. Doa ini bukan hanya permohonan keselamatan, tetapi juga bentuk pengakuan bahwa manusia hanyalah musafir yang senantiasa bergantung kepada perlindungan Allah.
Doa safar yang dapat dibaca ketika naik kendaraan menuju tempat wisata adalah sebagai berikut:
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالأَهْلِ وَالْوَلَدِ
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Mahasuci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan ini, serta amal yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya. Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pengganti (penjaga) dalam keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, pemandangan yang membuat sedih, serta keburukan pada harta, keluarga, dan anak saat kembali.” (HR. Muslim).
Baca Juga: Doa saat Liburan di Hari Minggu, agar Dilindungi dari Kejahatan
Doa ini dibaca ketika naik kendaraan, baik mobil, motor, bus, kereta, kapal, maupun pesawat. Rasulullah SAW mencontohkan doa tersebut untuk mengingatkan bahwa meski manusia mampu menciptakan sarana transportasi, sejatinya kekuatan itu datang dari Allah yang menundukkan alam bagi manusia.
Dengan doa safar, perjalanan liburan bukan hanya menjadi aktivitas duniawi, melainkan juga bagian dari ibadah. Setiap langkah menuju tempat wisata akan dipenuhi rasa syukur, hati menjadi lebih tenang, dan liburan pun membawa kebahagiaan yang diridai Allah SWT.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










