Akurat

​Fabio Wardley 'Semprot' Oleksandr Usyk: Jika Pilih Rico Verhoeven, Dia Cuma Cari Lawan Mudah

Dian Eko Prasetio | 28 Februari 2026, 14:25 WIB
​Fabio Wardley 'Semprot' Oleksandr Usyk: Jika Pilih Rico Verhoeven, Dia Cuma Cari Lawan Mudah
Petinju asal Inggris, Fabio Wardley, dalam sesi konferensi pers jelang laga melawan Daniel Dubois di Manchester, Inggris, Jumat (27/2/2026). X/PhotoAdamBrooks

AKURAT.CO, Juara dunia kelas berat WBO, Fabio Wardley, tampaknya belum sepenuhnya move on dari kegagalannya berhadapan dengan Oleksandr Usyk.

Petinju asal Ipswich, Inggris, ini melontarkan kritik pedas menanggapi rumor duel lintas disiplin antara Oleksandr Usyk melawan ikon kickboxing, Rico Verhoeven.

Fabio Wardley, yang kini dijadwalkan bentrok dengan Daniel Dubois pada 9 Mei mendatang, merasa Oleksandr Usyk telah menghindari tantangan nyata darinya demi mengejar laga yang dianggap "mudah" namun menguntungkan secara finansial.

Sejatinya, Fabio Wardley berada di posisi terdepan untuk menantang Usyk. Namun, petinju Ukraina itu justru memilih menanggalkan sabuk WBO-nya, yang secara otomatis membuat Wardley naik status dari juara interim menjadi juara dunia penuh.

Meski menyandang sabuk tersebut, Wardley merasa martabatnya sedikit tergores karena tidak memenangkan gelar tersebut melalui pertarungan langsung melawan petinju berjuluk The Cat tersebut.

"Saya sangat kecewa. Saya ingin menguji diri saya melawan yang terbaik. Di satu sisi, saya merasa duel itu bukan tantangan sejati, juga bukan seseorang yang pantas mendapatkan kesempatan itu," ujar Wardley kepada Sky Sports.

Ia menambahkan dengan kalimat sarkas bahwa Usyk mungkin merasa sudah cukup bertarung sehingga ingin beristirahat dan memilih lawan yang dianggap mudah.

"Dia telah memenangkan posisi di mana dia bisa mengambil pertarungan yang mudah," kata Wardley.

Momen penobatan Wardley sebagai juara dunia penuh memang terasa hambar. Tanpa ada keringat di atas ring melawan juara bertahan, penobatan tersebut dilakukan di balik layar setelah kemenangan Wardley atas Joseph Parker.

Wardley merasa ada yang mengganjal dalam status juaranya saat ini. Ia merasa dirampok dari momen meraih mahkota yang seharusnya ia rasakan di atas ring setelah mengalahkan petinju sekaliber Usyk.

Petinju berusia 31 tahun itu juga mempertanyakan mengapa Usyk tidak melepas sabuk tersebut lebih awal atau bertarung saja dengannya.

Status Wardley tetap luar biasa, namun ia butuh kemenangan atas Daniel Dubois untuk melegitimasi takhtanya di ring.

"Saya ingin memenanginya di atas ring. Saya ingin mendengarnya langsung. Saya merasa sedikit ditolak pada kesempatan pertama," pungkas Wardley terkait laga melawan Dubois nanti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.