Akurat

Oleksandr Usyk Lepas Sabuk WBO Usai Diperintahkan Pertahankan Gelar Melawan Fabio Wardley

Leo Farhan | 19 November 2025, 13:19 WIB
Oleksandr Usyk Lepas Sabuk WBO Usai Diperintahkan Pertahankan Gelar Melawan Fabio Wardley

AKURAT.CO Fabio Wardley akhirnya resmi menyandang status juara dunia kelas berat WBO, setelah federasi mengonfirmasi bahwa sang juara bertahan, Oleksandr Usyk, memilih melepaskan sabuk tersebut.

Keputusan itu sekaligus mengakhiri masa kedua Usyk sebagai juara dunia tinju kelas berat tak terbantahkan.

Wardley sebelumnya muncul sebagai penantang wajib setelah merebut gelar interim WBO lewat kemenangan dramatis ronde ke-11 atas Joseph Parker di The O2 Arena, London, Inggris, 25 Oktober lalu.

Dengan mundurnya Usyk dari pertarungan wajibnya atas Wardley, hal tersebut membuat status petinju asal Ipswich itu kini otomatis nail menjadi juara kelas berat WBO sepenuhnya.

Dalam pernyataan resminya, WBO, menyebut telah menerima pemberitahuan langsung dari tim Usyk yang memutuskan untuk melepaskan gelar tersebut.

"Setelah mempertimbangkan dengan matang, Usyk memilih untuk melepaskan gelarnya," bunyi pernyataan resmi WBO dikutip laman Sky Sports.

"Keputusan ini kami terima dan hormati. Ini bukan perpisahan, tetapi jeda yang penuh penghormatan. Pintu WBO akan selalu terbuka untuk Oleksandr Usyk dan timnya."

Usyk sebelumnya diwajibkan menghadapi pemenang laga Parker vs Wardley, namun cedera yang membuatnya tak mencapai kesepakatan pertarungan membuat posisi gelarnya tidak dapat dipertahankan.

Wardley yang dulunya petinju White Collar (petinju amatir yang biasanya naik ring untuk acara amal) kini masuk jajaran elite petinju Inggris yang pernah menjadi juara dunia kelas berat WBO, mengikuti langkah Daniel Dubois, Tyson Fury, dan Anthony Joshua. Ia bahkan mengaku sangat menginginkan duel melawan Usyk.

"Itu sudah menjadi tujuan saya selama bertahun-tahun. Itu target utama saya," ujar Wardley.

Namun kesempatan itu hilang. Usyk semestinya mempertahankan seluruh sabuk WBC, WBA, IBF, dan WBO melawan Wardley, tetapi keputusan mundurnya sang juara membuat duel besar itu tak terjadi.

Kemenangan atas Parker juga membuat Wardley kini memiliki catatan 20 kemenangan (19 KO), dan satu hasil imbang, yang juga telah ia balas dengan KO brutal di ronde pertama dalam rematch kontra Frazer Clarke.

Sementara itu sang juara bertahan, Usyk, sebelumnya sempat mengeluhkan cedera ketika gagal mencapai kesepakatan laga wajib melawan Parker.

Petinju asal Ukraina bertangan kidal itu juga belum mengumumkan rencana berikutnya sejak merebut kembali gelar IBF dari Daniel Dubois musim panas lalu.

Dengan sabuk WBO sudah lepas, dunia tinju kini menantikan apakah Usyk akan tetap mengejar laga besar atau mengambil langkah mengejutkan lainnya dalam karier gemilangnya.

Wardley sendiri kini berdiri di puncak peringkat tinju kelas berat, menyandang status juara dunia, dan menatap tahun 2026 dengan penuh peluang, tanpa harus menunggu kemungkinan mengahadapi Usyk.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.