Akurat

Oleksandr Usyk Ingin Bertarung Tahun Depan, Incar Deontay Wilder

Leo Farhan | 2 Desember 2025, 12:49 WIB
Oleksandr Usyk Ingin Bertarung Tahun Depan, Incar Deontay Wilder
 
AKURAT.CO, Oleksandr Usyk mulai memberi gambaran soal arah kariernya setelah melepas sabuk WBO. Sang juara dunia kelas berat multigelar itu menyebut Deontay Wilder sebagai kandidat utama untuk menjadi lawan berikutnya.
 
Oleksandr Usyk, yang mematahkan perlawanan Daniel Dubois di Wembley pada Juli lalu untuk merebut kembali status juara tak terbantahkan, kini fokus menata agenda 2026.
 
Selepas mengosongkan gelar WBO, gelar tersebut otomatis dialihkan kepada Fabio Wardley yang sebelumnya berstatus juara interim.
 
 
"Saya akan terus bertarung tahun depan. Saya ingin menghadapi Deontay Wilder. Itu pertarungan yang menarik," kata Oleksandr Usyk dikutip BBC.
 
Kendati Deontay Wilder sudah jauh dari masa jayanya, Usyk tetap menilai mantan juara WBC itu sebagai lawan bergengsi.
 
Petinju berjuluk Bronze Bomber itu memang kehilangan pamornya setelah dihentikan Joseph Parker pada 2023 dan Zhilei Zhang pada 2024.
 
Setelah rehat lebih dari setahun, Wilder yang kini berusia 40 tahun kembali pada Juni lalu dengan kemenangan di ronde ketujuh atas Tyrrell Anthony Herndon, lawan yang relatif tidak dikenal.
 
"Dia mantan juara dunia. Sangat terkenal dan kuat. Salah satu petinju kelas berat terbaik dalam sepuluh tahun terakhir. Saya sudah bicara dengan tim saya, dan dia adalah opsi pertama," kata Usyk.
 
Usyk memilih mengosongkan sabuk WBO ketimbang menghadapi penantang wajib Fabio Wardley.
 
 
Namun, peluang duel sukarela melawan Wilder masih terbuka jika kesepakatan tercapai lebih cepat. Terlebih, penantang wajib dari badan-badan tinju dunia lain sudah terikat jadwal.
 
Juara interim WBC, Agit Kabayel, akan menghadapi Damian Knyba pada 10 Januari. Sementara IBF memerintahkan Richard Torrez Jr bertemu Frank Sanchez dalam eliminator final.
 
Sedangkan Juara WBA regular Kubrat Pulev dijadwalkan bertarung dengan Murat Gassiev pada 12 Desember.
 
Dengan rekor 24-0 (15 KO) dan kemenangan atas nama-nama besar seperti Fury, Dubois, serta Anthony Joshua (masing-masing dua kali), Usyk menyebut dirinya hanya ingin aktif dua tahun lagi sebelum memutuskan gantung sarung tinju.
 
Peraih emas Olimpiade itu sebelumnya menguasai divisi kelas penjelajah secara mutlak sebelum naik ke kelas berat dan mengalahkan Fury untuk menjadi juara tak terbantahkan pertama di kelas berat dalam 25 tahun terakhir.
 
Jika duel Usyk vs Wilder terwujud, panggung kelas berat dipastikan kembali memanas pada tahun depan.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H